Ramadan 2026

Simak Jadwal Sidang Isbat Ramadan 2026: Pemerintah Pantau 96 Titik, Awal Puasa Berpotensi Berbeda?

Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada 18 Februari 2026, sementara pemerintah masih menunggu verifikasi rukyatul hilal di 96 lokasi.

Tayang:
Editor: Tsaniyah Faidah
Ist/via Kompas.com
RAMADAN 2026 - Simak jadwal sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah yang segera digelar Kementerian Agama untuk menentukan kepastian tanggal mulai ibadah puasa di Indonesia. 

Hasil pemantauan ini akan dibahas bersama dalam sidang isbat awal Ramadan 1447 H.

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB.

Posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk, dengan ketinggian berkisar -2 derajat 24 menit 42 detik hingga -0 derajat 58 menit 47 detik, serta sudut elongasi 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik.

Data ini sesuai dengan kriteria visibilitas yang digunakan (seperti MABIMS), sehingga hilal belum memenuhi syarat terlihat secara teoritis.

Untuk melengkapi data hisab, Kemenag melaksanakan rukyatulhilal di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pengamatan ini dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenag provinsi dan Kantor Kemenag kabupaten/kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait lainnya. Hasil rukyat dari seluruh titik tersebut menjadi bahan utama pembahasan dalam sidang isbat.

Jadwal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa lebih dahulu melalui metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.

Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 H dipastikan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan ini merujuk pada perhitungan astronomis yang presisi, menggunakan pedoman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Metode ini mengandalkan perhitungan posisi geometris benda-benda langit, Matahari, Bumi, dan Bulan untuk memberikan kepastian tanggal ibadah lebih awal kepada umat Islam, sekaligus meminimalisir perbedaan yang sering terjadi akibat hambatan pengamatan visual di lapangan.

Sebagai langkah persiapan bagi warga persyarikatan dan umat Islam secara umum, Muhammadiyah juga telah merilis jadwal Imsakiyah Ramadan 2026. 

Berdasarkan jadwal tersebut, umat Islam yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah diperkirakan akan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari penuh.

Tidak hanya awal puasa, Muhammadiyah juga telah menentukan titik akhir bulan suci.

Hasil ijtimak menjelang Syawal menunjukkan bahwa 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved