Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus ALS, Polisi Temukan Adanya Motor dan Tabung Gas di Bagasi

Pihak kepolisian mulai mengungkap tabir penyebab kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki.

Tayang:
Editor: Vivi Febrianti
kolase Youtube
KECELAKAAN BUS ALS VS TRUK TANGKI MINYAK - Video detik-detik kecelakaan maut antara bus ALS dengan truk tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera, Karang Gayo, Kabupaten Musi Rawas Utara ( Muratara), pada Rabu (6/5/2026) direkam oleh warga. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pihak kepolisian mulai mengungkap tabir penyebab kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki Seleraya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Kecelakaan nahas yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia akibat terbakar. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, bus diduga hilang kendali saat menghindari jalan berlubang.

Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama menjelaskan bahwa bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL awalnya melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi.

Saat tiba di lokasi kejadian, bus yang dikemudikan oleh sopir bernama Alif berusaha menghindari lubang.

"Mobil bus ALS yang dikemudikan Alif dan membawa penumpang berbelok ke kanan dari arah Lubuk Linggau menuju ke Jambi. Kemudian menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju ke arah Lubuk Linggau," ujar Rendy, Kamis (7/5/2026).

Benturan keras tersebut memicu api yang dengan cepat menghanguskan kedua kendaraan.

Pengemudi dan penumpang di dalam truk tangki serta mayoritas penumpang bus dilaporkan meninggal dunia di lokasi dalam kondisi terbakar. 

Temuan Barang Tak Lazim di Bagasi Bus

Selain faktor kondisi jalan, jajaran Ditlantas Polda Sumsel dan Satlantas Polres Muratara menemukan fakta mengejutkan terkait muatan bus.

Di dalam bangkai bus yang hangus, polisi menemukan berbagai barang tak lazim di bus yang diduga memicu besarnya kobaran api.

Beberapa temuan tersebut antara lain:

  • Tabung gas elpiji di bagasi sebelah kanan.
  • Dua unit sepeda motor (satu bebek di dalam bus dan satu Suzuki Thunder yang terlempar dari atap).
  • Alat mesin motor di dalam bagasi.
  • Kursi kayu dan tumpukan buah jeruk bali.

Kabid Labfor Polda Sumsel, Kombes Pol Witdiardi, menyatakan pihaknya telah mengambil sampel sisa kebakaran untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kami mengambil dua bungkus arang sisa kebakaran dari dalam bus dan satu botol cairan dari dalam truk tangki. Soal kemungkinan api berasal dari tabung gas, kami belum bisa memastikan karena harus melalui pemeriksaan laboratoris," jelas Witdiardi.

Dugaan Sopir Kelelahan

Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, mengungkapkan adanya indikasi faktor kelelahan manusia (human error).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved