Warga Sekitar Diminta Waspada, Gunung Lewotobi Terus Meletus, Disertai Gemuruh
Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berlangsung dari Jumat, 5 Juni 2026.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berlangsung dari Jumat, 5 Juni 2026, hingga hari ini, Sabtu (6/6/2026).
Sejak pukul 06.00 Wita hingga pukul 08.30 Wita, terdeteksi dua kali Gunung Lewotobi mengalami erupsi.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 06.02 Wita, dengan tinggi kolom abu mencapai 1.500 meter di atas puncak sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 3 menit 41 detik.
"Erupsi disertai suara gemuruh lemah," ujar Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, dalam keterangannya, Sabtu.
Herman melanjutkan, gunung api berstatus level III siaga ini kembali erupsi pada pukul 07.11 Wita.
Erupsi tersebut menghasilkan tinggi kolom abu sekitar 1.500 meter.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke arah barat dan barat laut.
Berdasarkan data seismogram erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 44.4 mm dan durasi 2 menit 12 detik.
"Erupsi disertai gemuruh lemah," kata Herman.
Herman pun mengimbau agar masyarakat sekitar memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.
Dia juga mengingatkan masyarakat sekitar tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat gunung.
Sumber: Kompas.com
| Siswa Adukan Kelakuan Guru ke Orang Tua di Flores Timur, Kini Dikeluarkan dari Sekolah |
|
|---|
| 13 Warga Jabar Jadi Korban TPPO, Dedi Mulyadi Akan Jemput Sendiri ke Sikka NTT |
|
|---|
| Gara-gara Dituduh Curi Ponsel Milik Penjaga Sekolah, Siswa SD di Kupang Trauma Berat Tak Mau Sekolah |
|
|---|
| Viral Siswa SD di NTT Tewas Akhiri Hidup, Pihak Sekolah Jelaskan Alasan Korban Diminta Bayar Iuran |
|
|---|
| Siswa SD di NTT yang Tak Mampu Beli Alat Tulis Malah Ditagih Sumbangan Rp1,2 Juta, DPR Turun Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Gunung-Lewotobi-Laki-laki-meletus.jpg)