Info Tekno

Jangan Asal Klik! Begini Modus Penipuan Share Screen WhatsApp dan QRIS yang Lagi Viral

Waspada lagi marak kasus penipuan bermodus transfer QRIS via WhatsAp hingga scam lewat fitur Share Screen. Pengguna jangan sampai lengah.

Editor: khairunnisa
freepik
WASPADA PENIPUAN WHATSAPP: Ilustrasi terkait WhatsApp. Waspada lagi marak kasus penipuan bermodus transfer QRIS via WhatsAp hingga scam lewat fitur Share Screen. Pengguna jangan sampai lengah. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Viral dua kasus penipuan yaitu penipuan modus QRIS dan scam lewat fitur share screen di WhatsApp.

Karenanya Anda harus mewaspadai kasus penipuan di WhatsApp yang tengah marak dialami pengguna.

Berikut adalah penjelasannya dihimpun TribunnewsBogor.com dari berbagai sumber:

1. Fitur share screen

Kasus pertama terkait penipuan di WhatsApp adalah scam alias penyadapan lewat fitur share screen.

Dilansir dari Kompas.com, modus scam lewat share screen WA ini tengah marak terjadi di berbagai wilayah, termasuk Amerika Serikat, India, bahkan di Indonesia. 

Pengguna aplikasi pesan instan terpopuler milik Meta ini diminta waspada agar tidak jadi korban. 

Fitur share screen di WhatsApp ini memungkinkan pengguna membagikan tampilan layarnya kepada lawan bicaranya. 

WhatsApp menyediakan opsi untuk membagikan layar satu aplikasi atau seluruh aktivitas layar.

Biasanya, penipuan dilakukan dengan mengirimkan link software berbahaya (malware) agar scammer bisa melihat isi ponsel. 

Namun, ada perkembangan baru yang berbahaya, yaitu para penipu kini menggunakan aplikasi populer yang sudah terpasang di iPhone atau Android pengguna, yakni share screen di WhatsApp

Menurut FBI, pelaku penipuan di AS menggunakan trik yang disebut phantom hacker scam. Awalnya, korban menerima telepon atau pesan yang berpura-pura berasal dari bank. 

Baca juga: 4 Cara Kirim Chat WhatsApp Tanpa Simpan Nomor HP, Bisa Pakai Link WA

Dengan alasan akun sedang diretas, korban diarahkan untuk segera memindahkan uang ke rekening "aman". 

Penipu akan memanipulasi dan menuntun korban agar mau percaya dan mengikuti langkah-langkah yang diberikan. 

Korban akan diarahkan untuk berpindah ke panggilan WhatsApp dengan dalih lebih aman. 

Di sanalah pelaku meminta korban mengaktifkan fitur share screen WA.  

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved