TribunBogor/

Kecelakaan Tanjakan Emen Subang

5 Fakta Sopir Bus yang Terguling di Tanjakan Emen, Mitos Warga dan Firasat Ibu Bikin Bergidik

Mitos mistis itu kemudian melahirkan tradisi. Warga melintas membuang rokok di sepanjang jalan turunan atau tanjakan Emen

5 Fakta Sopir Bus yang Terguling di Tanjakan Emen, Mitos Warga dan Firasat Ibu Bikin Bergidik
Kolase TribunnewsBogor
Bus pariwisata Premium Passion terlibat kecelakaan fatal di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat, saat membawa rombongan wisatawan asal Ciputat, Tangerang Selatan, berwisata, hingga menyebabkan puluhan orang meninggal dunia Sabtu (10/2/2018). 

Persis di lokasi kejadian tabrakan, Tribun Jabar melihat langsung seorang perempuan dibonceng di sepeda motor yang ‎melemparkan sebatang rokok. Saat itu, Tribun Jabar sempat saling memandang dengan perempuan tersebut.

Baca: 10 Tahun Jagain Jodoh Orang, Kisah Asmara Pria Ini Pacaran Dari 2008 Endingnya Nyesek

Setelah dibuang, bibir perempuan tersebut tampak membaca sesuatu kemudian berlalu.

Saat dicek, rokok yang dibuangnya berupa rokok putih.

Tribun Jabar menyusuri pinggiran lokasi kejadian. Tampak sejumlah rokok baru bertebaran. Sedikitnya ada lima hingga tujuh batang rokok baru atau tidak ada bekas dibakar.


Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Sebatang rokok yang dilemparkan pengendara saat melewati Tanjakan Emen di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Minggu (11/2/2018)
Tribun Jabar/ Mega Nugraha Sebatang rokok yang dilemparkan pengendara saat melewati Tanjakan Emen di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Minggu (11/2/2018) ()

Dedi mengatakan, tradisi membuang rokok yang konon katanya untuk buang sial itu masih dilakukan hingga saat ini.

"Di sepanjang turunan saja dari Tangkuban Perahu sampai Kampung Aster. Kadang kalau rokoknya masih bagus kami ambil, kalau dikumpulkan bisa dapat satu bungkus," ujar Dedi.

Baca: Dikenal Punya 8 Istri Begini Kabar Eyang Subur Sekarang, Keluarnya Lama

Berikut ini fakta-fakta soal sopir bus, Amirudin :

1. Sudah tahu rem blong

Halaman
1234
Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help