Jangan Terlalu Sering Gendong Bayi Saat Sedang Belajar Merangkak, Ini Akibatnya !

Ketika Si Kecil memasuki usia merangkak, seharusnya Moms bisa mengajari Si Kecil untuk merangkak.

Jangan Terlalu Sering Gendong Bayi Saat Sedang Belajar Merangkak, Ini Akibatnya !
kolase
Gendongan bayi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --  Setiap anak memiliki ciri khas perkembangan yang berbeda-beda.

Hal tersebut menyesuaikan dengan kemampuan mereka.

Misalnya, ada Si Kecil yang langsung bisa berjalan tanpa melewati merangkak, atau baru bisa merangkak di usia yang lebih lambat.

Baca: Pelaksanaan Shalat Idul Fitiri Di Kabupaten Bogor Terpusat di Cibinong

Baca: Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah, Penerima Zakat Serta Tata Caranya!

Fase merangkak pada Si Kecil ini berada di antara fase duduk dan berdiri, tapi fase ini tak harus ada di setiap bayi.

Sebab, menurut buku Nakita, fase merangkak bukan merupakan tonggak penting dalam perkembangan dari Si Kecil.

Dengan demikian, Si Kecil yang telat merangkak atau bahkan tidak merangkak sama sekali tapi malah langsung berdiri itu merupakan hal yang wajar.

Baca: Begadang Nonton Piala Dunia 2018? Berikut 7 Kiat Agar Tetap Bugar Keesokan Harinya !

Baca: Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah, Penerima Zakat Serta Tata Caranya!

Akan tetapi yang harus Moms ketahui, keterlambatan atau tidak merangkak bisa disebabkan dari kebiasaan Moms yang terlalu sering menggendong dan menidurkan Si Kecil dalam tempat tidur.

Sehingga kesempatan Si Kecil untuk bergerak bebas menjadi sangat terbatas akibat dari hanya berdiam dalam gendongan dan tempat tidur.

Ketika Si Kecil memasuki usia merangkak, seharusnya Moms bisa mengajari Si Kecil untuk merangkak.

Dengan merangkak memberikan kesempatan pada Si Kecil untuk memeroleh kesempatan pengetahuan mengenai benda-benda yang ada di sekitarnya.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help