Edan, Dibayar Rp 10 Juta, Susi 11 Kali Kawin Kontrak
Kawin kontrak sebanyak itu dilakukan Susi dengan sejumlah pria asal Timur Tengah.
Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
Bakrie yang sudah banyak mengenyam asam garam seluk beluk kehidupan warga Timur Tengah di kawasan Puncak mengatakan, praktik kawin
kontrak itu fakta dan sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.
Namun katanya, sampai saat ini sulit membuktikan adanya praktik kawin kontrak tersebut.
“Tak kertas secuil pun untuk menunjukkan bahwa pasangan Timur Tengah dengan seorang wanita pribumi sudah melakukan kawin kontrak.Jadi secara hukum sulit dibuktikan telah terjadi perkawinan itu, tapi fakta di lapangan, praktik itu benar-benar ada,” kata pria yang aktif mengurusi pariwisata di Puncak, Jawa Barat itu.
Lebih jauh kata Bakrie, wanita yang menjadi pelaku kawin kontrakberasal dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Seperti Bogor, Cianjur, Sukabumi, termasuk Garut dan sejumlah daerah lainnya.
"Mereka umumnya sengaja didatangkan agent atau calo atas pesanan turis Timur Tengah itu. Para turis berasal dari berbagai Negara di
Timur Tengah salah satunya didominasi warga Arab Saudi," kata pria yang seharinya-harinya mengelola sebuah home stay di
kawasan Puncak ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kawin-kontrak-puncak-bogor_20151030_131608.jpg)