Breaking News

Usai Ditertibkan, Pedagang Pete Buru-buru Ambil Dagangannya di Mako Satpol PP

"Padahal saya orang sini asli, harusnya mah boleh ya jualan di sini."

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Suut Amdani
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Sejumlah pedagang PKL mendatangi kantor Satpol PP Kota Bogor untuk mengambil dagangan mereka yang kena penertiban. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Seorang pedagang pete di Pasar Kebon Kembang, Umar, buru-buru menyambangi Mako Satpol PP di Jalan Raya Pajajaran, saat mengetahui barang dagangannya disita oleh petugas.

Dia bersama seorang temannya, langsung merapikan pete yang ditumpuk bersama barang sitaan lainnya, di halaman parkir Mako Satpol PP.

"Iya tadi saya lagi tidur di rumah nggak enak badan, dagangannya disimpan di lapak," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (21/1/2016).

Saat mengetahui dagangannya disita oleh petugas, dia langsung bergegas menuju Mako Satpol PP.

"Iya tadi yang dititipin nggak tahu apa-apa, jadinya pasrah aja pas dibawa petugas. Saya buru-buru ke sini, takutnya keburu layu," kata dia.

Kepada TribunnewsBogor.com, dia mengatakan, hendak mengambil kembali barang dagangannya itu, untuk dijual malam hari.


TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti

"Katanya boleh diambil lagi, tapi bikin surat perjanjian dulu. Kan nanti malam saya mau jualan lagi," ujarnya.

Dia mengatakan, dirinya merupakan warga asli Kota Bogor, yang tinggal di Jalan Ardio, dan berjualan di Jalan Dewi Sartika.

"Padahal saya orang sini asli, harusnya mah boleh ya jualan di sini," keluhnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kebon Kembang, kocar-kacir saat empat kendaraan operasional Satpol PP Kota Bogor, berhenti di sekitarnya.

"Ini dagangan siapa, kenapa disimpan di sini," tanya Kasatpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo, kepada PKL yang berjualan di sekitar Pasar Kebon Kembang.

"Nggak tahu pak itu mah siapa, dititipin di sini aja," jawab pedagang.

"Jangan disimpan di sini dong. Masa mau gini terus, kasihan mobil yang lewat kesulitan. Sayuran juga kan pukul 06.00 WIB harus sudah bersih semua," ujar Eko kepada para PKL.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved