Usai Ditertibkan, Pedagang Pete Buru-buru Ambil Dagangannya di Mako Satpol PP
"Padahal saya orang sini asli, harusnya mah boleh ya jualan di sini."
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Suut Amdani
Usai mengajak dialog para pedagang, Eko memerintahkan anak buahnya untuk menertibkan semua lapak yang menghalangi jalan.
Para PKL, tampak pasrah saat barang dagangannya diangkut ke truk Satpol PP.

TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Dua karung pete yang disimpan di pinggir jalan, juga turut diamankan petugas.
"Ini pete punya siapa, mana yang punya," tanya Eko.
"Nggak tahu pak, lagi pulang kali," jawab pedagang.
"Ya suda angkut," kata Eko.
Eko mengatakan, penertiban PKL ini dilakukan, untuk menjawab kegelisahan warga, dengan keberadaan PKL yang menghalangi jalan.
"Kita tertibkan PKL yang bandel, karena menghalangi akses jalan. Apalagi tadi masih ada pedagang sayuran, dan banyak buah-buahan. Dagangannya nggak dibawa pulang habis jualan semalam, di simpan saja di situ bikin kumuh," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.
Selain menertibkan PKL di sekitar Pasar Kebon Kembang, Satpol PP juga menertibkan lapak pedagang di sekitar Bogor Permai.
"Tadi ada tukang bakso yang memperluas lapak sampai ke trotoar. Saya minta rapihkan dia nggak mau, dibabat habis akhirnya sama anggota saya," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/satpol-pp-kota-bogor_20160121_181510.jpg)