Panasonic dan Toshiba Bakal Tutup Pabrik, 2500 Orang Kehilangan Pekerjaan
Di luar dua perusahaan elektronik raksasa ini, terdapat dua perusahaan elektronik lain asal Korea Selatan yang juga mengumumkan akan menutup pabriknya
Tayang:
Editor:
Vovo Susatio
TRIBUN NEWS / HERUDIN
Massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia berdemonstrasi melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015). Demonstrasi dilakukan karena adanya ancaman PHK besar-besaran seiring dengan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Achmad menambahkan, sejauh ini, pabrik Panasonic di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, masih tetap beroperasi normal, tanpa adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).
Menurut dia, setiap tahunnya perusahaan masih tetap merekrut pegawai baru.
"Kami masih tumbuh. Kalau tumbuh, ya masih butuh orang," kata Achmad.
Ia optimistis, pada tahun ini, Panasonic bisa mencatatkan pertumbuhan sekitar 20 persen dari pencapaian tahun 2015.
Namun, Achmad enggan untuk membeberkan berapa perolehannya tersebut.
Menurut dia, pertumbuhan tahun ini proyeksinya akan lebih tinggi dari tahun 2015. (RR Putri Werdiningsih/Dea Chadiza Syafina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/demonstrasi-buruh_20160203_143123.jpg)