Ziarah Masjid di Bogor
Wisata Religi Mengunjungi 7 Masjid Indah dan Bersejarah di Bogor
Bukti-bukti penyebaran Islam di Bogor ditunjukkan lewat peningkatan masjid bersejarah dan dokumen dalam bahasa Arab.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Soewidia Henaldi
"Masjid ini dibangun sekitar abad ke 17 oleh tokoh Islam asal Banten yang kemudian namanya dipakai untuk nama masjid," ujar Mukti Natsir seorang pengurus Masjid yang juga keturuanan dari Tubagus Mustofa.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
4. Masjid Agung Harakatul Jannah
Bagi Anda yang sudah berkunjung ke wilayah puncak, pasti pernah melihat bangunan megah di sisi kanan simpang Gadog, dari arah Gerbang Tol (GT) Ciawi.
Ya, bangunan itu adalah Masjid Agung Harakatul Jannah, yang terlihat sangat mencolok jika dilihat dari Jalan Raya Puncak.
Sebuah kubah tembaga berukuran besar menyerupai bangunan kubah Taj Mahal di India sangat mencuri perhatian.
Kubah besar itu berada di sisi bagian tengah bangunan masjid, dan menjadi kubah utama di antara kubah lainnya yang berukuran lebih kecil.
Bentuknya menyerupai bawang dengan sisi bawahnya berbentuk silinder.
Selain kubah utama tadi, masjid ini memiliki enam kubah yang berukuran lebih kecil, semua kubah itu terbuat dari bahan tembaga.
Masjid ini memliki bentuk persegi panjang, di depan masjid ada sebuah kaligrafi dengan latar berwarna hijau denga tulisan berwarna tinta emas.

TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Sejarah pembangunan Masjid Agung Harakatul Jannah di Jalan Raya Puncak KM 71, Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini dimulai dengan menggunakan biaya umroh.
Masjid ini didirikan oleh mantan Wali Kota Jakarta Selatan yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Pemukiman, H Syahrul Effendi, pada Tahun 2006.
5. Masjid Jami Al Barokah
Bagi Warga Kabupaten Bogor khususnya warga Cibinong, Kabupaten Bogor pasti sudah tidak asing mendengar nama Masjid Jami Al Barokah.
Masjid yang berusia lebih dari satu abad ini menjadi salah satu bukti sejarah bagi warga disana saat warga kesulitan untuk melakukan shalat berjamaah.
Penjaga Masjid Jami Al Barokah, M Ilyas (58) mengatakan, berdirinya masjid tersebut bermula saat warga yang ingin melaksanakan shalat berjamaah namun belum memiliki masjid sebagai sarana untuk mereka beribadah berjamaah pada saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/masjid-harakatul-jannah_20160610_110008.jpg)