Ziarah Masjid di Bogor
Wisata Religi Mengunjungi 7 Masjid Indah dan Bersejarah di Bogor
Bukti-bukti penyebaran Islam di Bogor ditunjukkan lewat peningkatan masjid bersejarah dan dokumen dalam bahasa Arab.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Soewidia Henaldi
"Waktu itu warga disini kalau mau shalat jumat jaraknya jauh, makannya warga bergotong rotong untuk mendirikan masjid ini," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.
Menurutnya, saat itu warga bersama-sama mencari pasir dan batu di kali Ciliwung dengan berjalan kaki agar masjid ini bisa berdiri.
"Dulu itu belum ada semen, jadi saat itu nempelin batanya pakai kapur dan bata merah yang ditumbuk halus," kata dia.
Berdirinya Masjid Jami Al Barokah, sambung dia, sejak jaman Kakek Buyutnya terdahulu yang pada mulanya dibangun menggunakan kayu kelapa hingga kemudian dibangun mengunakan batu bata

TribunnewsBogor.com/Damanhuri
"Wah kalau usia masjid ini udah lebih dari seratus tahun. Sebab berdirinya dari jaman Kakek buyut saya," ungkapnya.
Sejak pertama kali dibangun, masjid ini sudah beberapa kali dilakukan pemugaran dan renovasi.
Saat ini, masjid yang memiliki luas sekitar 3.300 meter itu nampak terlihat kokoh dan megah dengan menara setinggi 18 meter serta kubah berukuran sangat besar menghiasi
masjid itu.
6. Masjid Raya Bogor
Masjid Raya Bogor dibangun dengan semangat warga Bogor yang ingin memiliki masjid megah dan besar.
Beranjak dari semangat itu akhirnya berdiri Masjid Raya yang sebagian uangnya menggunakan uang hasil donasi dari gaji pegawai negeri sipil bisa berdiri.
Kini masjid yang berlokasi di Jalan Pajajaran, Bogor Timur, Kota Bogor menjadi masjid termegah.
Berdiri diatas lahan seluas 4.057 meter persegi, perencanaan dan pembangunan sempat menuai pro kontra.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bogor, Ahmad Fathoni, menerangkan, perencanaan Masjid Raya Bogor diawali pada tahun 1965 silam.
"Wali Kota bogor saat itu ingin di Kota Bogor ini ada Masjid yang megah dan memiliki Islamic Center," katanya saat ditemui TribunnewsBogor.com, Rabu (15/6/2016).
Upanya, keinginan dari Wali Kota bogor ini pun diamini oleh berbagai kalangan, termasuk pejabat dan tokoh agama.
Menurutnya, setelah keinginan itu disetujui oleh banyak orang, kemudian dibentuklah tim khusus untuk pembangunan masjid ini.
Saat itu, kata Fathoni, lokasi Masjid Raya berada di Jalan Ir H Juanda, Bogor Tengah.
"Yang sekarang jadi Kejaksaan Negeri itu, tapi disana lahannya tidak cukup," ujar guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam ini.
Hingga akhirnya ditunjuklah lokasi yang saat ini berdiri Masjid Raya.
Namun, lanjut Wakil Ketua DMI Kota Bogor ini, lokasi yang saat ini pun menuai pro kontra.
Pertama, hal yang dipersoalkan yakni struktur tanah yang tidak rata, dan jumlah penduduk yang sedikit.
7. Masjid Jami Biru Atthohirin
Menara tinggi megah berwarna biru akan terlihat saat kita melintasi jalan Raya Bogor- Sukabumi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menara tersebut merupakan bagian dari bangunan Masjid Jami Biru Atthohirin yang terletak di kaki Gunung Salak.
Masjid yang sebagian besar cat nya berwarna biru ini sering disebut warga sebagai Masjid Biru SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), mantan Presiden RI.
Pengurus Harian Masjid Jami Biru Atthohirin, R Dimas Permadi mengatakan, masjid ini dikenal dengan Masjid Biru SBY karena kedekatan antara pemilik masjid dengan mantan Presiden SBY.
"Masjid ini diresmikan langsung oleh pak SBY. Dan pemilik masjid, Pak H Harris Thahir kenal dekat dengan pak SBY," katanya kepada TribunnewsBogor.com.
Masjid ini diresmikan pada 1 Ramadhan 2010, dengan lama pembangunan sekitar dua tahun.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Saat ini masjid ini sering digunakan untuk kegiatan Majelis Dzikir SBY Nurussalam, yang dibentuk oleh SBY.
Sehingga tak salah bila masjid ini identik dengan mantan presiden RI itu.
Selain itu, banyak juga orang-orang penting di kalangan pemerintahan yang sering berkunjung ke masjid ini.
Kemegahan masjid ini mengadopsi gaya masjid-masjid di Maroko.
Sesuai dengan namanya, masjid yang dibangung di atas tanah seluas sekitar 1,5 hektar ini didominasi cat warna biru.
Lantainya berlapis marmer dan terbagi menjadi dua tingkat, dimana di tingkat atasnya dibuat melingkari bangunan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/masjid-harakatul-jannah_20160610_110008.jpg)