Sampah di Kampung Ini Berharga, Bisa Hasilkan Uang dan Dijadikan Pupuk Kompos

Selain program bank sampah untuk mengurangi sampah, Elan pun memproduksi pupuk kompos.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama

Pupuk kompos itu berasal dari sisa sampah organik, seperti bekas sayuran ataupun makanan.

Untuk memproduksi pupuk kompos, ia menggunakan alat sederhana yang terbuat dari drum dan ia namakan komposer.

Elan pun menawarkan kepada warga yang mau menggunakan Komposer di halaman rumahnya untuk ditanami sayuran.

"Kalau sekarang baru empat rumah dan sudah tambah banyak yang mau, tapi kita kekurangan drum plastiknya, sebab ini aja kan modal sendiri, jadi warga tinggal pakai," katanya.

Upaya itu pun cukup bermanfaat bagi warga.

Seperti satu diantaranya adalah Maryati warga sekitar yang memanfaatkan halaman rumahnya untuk berkebun sayur.

"Alhamdulillah banyak manfaatnya, kalau ada yang lewat emak minta tomat, terus kata emak ambil aja," katanya.

Kini sampah di Kampung Nagrol RT 2/12 itu pun sedikit demi sedikit sudah bekurang.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved