Waspada ! Kebiasaan Kurang Minum Air Ternyata Bisa Bikin Kencing Berdarah Lho
Kebiasaan jarang minum air putih dalam waktu lama bisa menyebabkan air kencing berdarah.
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Urin Anda mungkin terlihat merah muda atau kemerahan, tergantung pada seberapa berat perdarahannya.
Darah dalam urin merupakan gejala serius dari penyakit batu ginjal.
Selain karena batu ginjal, kurang minum air putih juga bisa menyebabkan kencing berdarah sebagai akibat dari infeksi saluran kemih alias ISK.
Semakin Anda sering minum air putih, maka Anda akan semakin sering buang air kecil untuk membilas bakteri yang bermukim dalam saluran kencing Anda.
Nah, Apabila Anda jarang minum air, hal sebaliknyalah yang dapat terjadi.
Bakteri-bakteri tersebut semakin berkembang biak dalam saluran sehingga menyebabkan infeksi.
Baca: Fansnya Saling Serang di Medsos, Ternyata Begini Tingkah Ayu Ting Ting Saat Bertemu Via Vallen
Baca: Inilah 7 Tempat di Indonesia Yang Paling Sulit Dikunjungi, Ada Yang Berani Datang ?
Infeksi saluran kencing dapat menimbulkan gejala berupa kesulitan berkemih, sensasi panas terbakar saat buang air kecil, urin berbau tidak sedap, hingga urin yang berwarna merah akibat mengandung darah.
Bagaimana cara mencegahnya?
Tentu hal pertama yang harus Anda mulai terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah memperbanyak minum air putih.
Air putih biasa bisa diproses langsung oleh ginjal tanpa perlu tenaga ekstra dan tanpa masalah.
Pastikan Anda minum setidaknya 8 gelas air setiap hari, atau setara dengan 2 liter air.
Perhatikanlah warna urin Anda. Bila sudah berwarna kuning pekat, maka menunjukkan anda sudah kurang minum.
Maka sudah waktunya Anda untuk mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup.
Ingat juga untuk jangan membiasakan diri untuk menahan buang air kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/berdarah_20180430_171132.jpg)