3 Orang yang Tiba-tiba Diperiksa Polisi Pasca Teror Bom, Ada yang Diminta Pergi Dari Terminal
Malahan, ada juga pria bersarung dan baju koko yang dipaksa membuak kardus dan tas yang dibawanya.
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
Tampak di video itu, seorang pria berpakaian mirip santri sedang berdiri di pinggir jalan.
Baca: Krishna Murti: Wanita Bercadar dan Pria Bercelana Di Atas Mata Kaki Bukan Berarti Teroris
Ia terlihat mengenakan kain sarung, kemeja lengan panjang dan peci hitam.
Pria itu juga tampak membawa dus dan tas gendong di punggungnya.
Baca: Diterawang Peramal Soal Rumah Tangganya, Dewi Perssik Bongkar Rahasia Angga Wijaya
Di dekat pria itu, terlihat ada beberapa anggota polisi membawa senjata memintanya membuka barang bawaannya.
Ia sempat adu mulut dengan polisi tersebut hingga akhirnya berjongkok dan mengeluarkan isi di dalam dusnya.
Rupanya yang ia bawa adalah pakaian, namun sepertinya ia tampak tersinggung dengan perlakuan polisi tersebut.
Ia tampak mengeluarkan isi dusnya dengan kasar dan melempar-lempar isinya sambil menggerutu.
"Pake ngamuk ih," ujar perekam.
Tak hanya itu, polisi kemudian meminta dirinya membuka isi tasnya juga, dan meminta ia melakukannya dari jarak agak jauh.
Ia lalu mengeluarkan isi tasnya lagi yang isinya sama dengan di dalam dus.
Baca: Ajak Anak-anak Untuk Lakukan Aksi Bom, Ternyata Begini Doktrin Dari Orangtuanya, Tak Boleh Sekolah?
Tidak disebutkan kejadian itu terjadi kapan dan dimana.
Namun beberapa netizen mengatakan itu mirip di Simpang Semarang.
Baca: Jenazah Teroris yang Tewas di Mako Brimob Kelapa Dua Ditolak Warga, Ini Alasannya
Video ini pun menjadi pembicaraan netizen.
Ada yang kasihan pada pria itu karena dianggap teroris sebab berpakaian seperti itu.
Namun ada juga yang memaklumi bahwa hal itu dilakukan oleh polisi semata-mata demi menjaga agar tidak ada korban jiwa lagi.