Surabaya Diteror Bom

Bukti Cinta NKRI, Guru Sekolah Ungkap Anak Teroris Dita Sempat Ikuti Kegiatan Ini, Jadi Pemimpinnya

Pelaku bom di tiga gereja Surabaya, Dita Oepriarti rupanya tetap membiarkan anak sulungnya bersekolah.

Bukti Cinta NKRI, Guru Sekolah Ungkap Anak Teroris Dita Sempat Ikuti Kegiatan Ini, Jadi Pemimpinnya
Google images
kolase 

Keikutsertaan anak sulung Dita dalam kegiatan paskibra pun menunjukkan bukti kecintaannya pada NKRI.

Selain itu, anak sulung Dita itu juga diakui selalu masuk ketika pelajaran PPKN sedang berlangsung.

Baca: Alami Penyakit Kronis Hingga Tak Bisa Berdiri Tegak, Begini Penjelasan Jet Li Soal Kondisinya

Hal tersebut telah dikonfirmasi langsung kepada guru yang mengajar.

Mengenai toleransi, Suwardi menuturkan tak pernah ada keluhan seperti yang selama ini beredar.

"Dia selalu ikut upacara, bahkan waktu kelas 10 dia ikut Paskibra, termasuk pelajaran PPKN juga dia termasuk yang jarang keluar kelas (kata gurunya)," ujar Suwardi.

Selain itu, Suwardi pun mengurai fakta menarik perihal anak kedua dari Dita Oepriarto.

Mengaku sebagai teman dari kepala sekolah tempat anak kedua Dita bersekolah, Suwardi menceritakan kegiatan apa saja yang pernah dilakukan putra Dita tersebut.

Ia mengatakan bahwa anak kedua Dita itu adalah seorang ketua OSIS.

Baca: Foto-foto Kunjungan Putri Diana ke Indonesia, Tak Takut Tertular Bahkan Sentuh Penderita Kusta

Sama seperti kakaknya, sebagai bukti kecintaannya pada NKRI, anak kedua Dita itu bahkan menjadi pemimpin upacara pada hari pendidikan (2 Mei 2018) kemarin.

Penjelasan tersebut seolah membantah desas desus buruk yang selama ini beredar mengenai anak-anak dari teroris Dita Oepriarto.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved