Anggota Dewan Sebut Jokowi Jangan Cuci Tangan Soal Defisit BPJS, Sudjiwo Tedjo: Maunya DPR ini Apa?
Sudjiwo Tedjo mengomentari artikel berita soal komentar anggota dewan ke Jokowi mengenai kasus defisit BPJS Kesehatan.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Presiden Jokowi menegur Dirut BPJS Fachmi Idris dihadapan para pimpinan rumah sakit saat membuka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di JCC, Senayan, Rabu (17/10/2018).
Jokowi heran suntikan dana Rp 4,9 Triliun yang diberikan pemerintah lewat APBN masih kurang untuk menutup defisit BPJS.
Nah, kembali lagi ke komentar Sudjiwo Tedjo, sepertinya ia tak benar-benar mempertanyakan hal tersebut ke anggota DPR.
Sudjiwo Tedjo tampaknya hanya bercanda dalam postingannya tersebut di Twitter.
• Ditegur Presiden soal Defisit Keuangan, Direktur BPJS Kesehatan Angkat Bicara
Sebab, saat ia menyatakan kalau DPR jangan sampai melawan ibu-ibu, ia berkelakan kalau ibu-ibu selalu menyuruh untuk mencuci tangan, apalagi jelang makan.
Entah hanya kelakar atau sindiran, postingan Sudjiwo Tedjo ini juga ramai dikomentari oleh netizen.
Ini postingan lengkapnya :
"Maunya DPR ini apa?
DPR jangan sampai melawan ibu2.
Ibu2 selalu bilang bahwa cuci tangan itu wajib, apalagi menjelang makan.
Nanti anak2 jadi bingung semua ini siapa yang harus diikuti," tulisnya.

Jokowi Tegur Dirut BPJS
Presiden Jokowi menegur Dirut BPJS Fachmi Idris dihadapan para pimpinan rumah sakit saat membuka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di JCC, Senayan, Rabu (17/10/2018).
Jokowi heran suntikan dana Rp 4,9 Triliun yang diberikan pemerintah lewat APBN masih kurang untuk menutup defisit BPJS.
"Harus kita putus tambah Rp 4,9 Triliun (untuk defisit BPJS). Ini masih kurang lagi. 'Pak masih kurang. Kebutuhan bukan Rp 4,9 Triliun'. Lah kok enak banget ini, kalau kurang minta, kalau kurang minta," kata Jokowi.