Lion Air JT610 Jatuh
Korban Lion Air JT610 Curhat, Kepala Basarnas Terbata-bata dan Menangis 'Kami Bukan Manusia Super'
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syaugi meneteskan air mata saat berbicara di depan ratusan keluarga korban Lion Air JT610
Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
Nada suaranya yang tadi stabil berubah menjadi terisak.
Kepala Basarnas tampak tak kuasa menahan tangis.
Air mata Muhammad Syaugi pun menetes dari kedua matanya.
Ia lantas mengelapnya dan kembali diam untuk menenangkan dirinya sendiri.
Setelah sempat minum air minera, Muhammad Syaugi kemudian meminta maaf kepada keluarga korban Lion Air JT610 yang duduk di hadapannya.
"Mohon maaf. Bapak ibu setiap hari melihat. Saya di lapangan melihat di laut. Saya serius untuk melakukan pencarian ini. Saya tidak menyerah. Mudah-mudahan dengan waktu yang ada ini, kami tetap all out," ujar Muhammad Syaugi.
• Momen Kabasarnas Menangis Depan Keluarga Korban Lion Air JT610, Kepala KNKT Tak Kuasa Bicara
Melihat pecahnya tangisan dari Kepala Basarnas, keluarga korban Lion Air JT610 yang menyaksikan peristiwa itu pun langsung berdiri.
• Curhat Keluarga Korban Soal Sikap Pihak Lion Air : Jangankan Empati, Menelepon Pun Tidak
Mereka lantas secara bersamaan bertepuk tangan sebagai bentuk dukungan.
• 6 Hari Menanti Hasil Identifikasi 2 Jasad Bayi, Kakak Korban Minta Lion Air Jujur Soal Data Manifes
Kepala Basarnas mengaku akan terus berusaha untuk menemukan korban Lion Air JT610.
Karenanya, ia pun meminta semua pihak untuk mendoakan timnya dan seluruh pihak yang berwenang.
"Walaupun sampai 10 hari nanti, masih ada kemungkinan untuk bisa ditemukan. Saya yakin, saya akan terus mencari saudara saya ini. Kami mohon doanya. Untuk kita agar kuat melakukan tugas mulia ini," ujar Muhammad Syaugi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/syaugi_20181105_123321.jpg)