Pemilu 2019
Sejarah Quick Count Pertama di Indonesia: Awal Pemilu 2004, Sempat Diancam dan Hasil Memuaskan
Quick Count merupakan metode statistik untuk mengetahui hasil pemilihan suara dengan mengambil sampel di sejumlah tempat pemungutan suara ( TPS).
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setiap pemilihan umum digelar, hal yang paling ditunggu adalah hasilnya.
Di Indonesia, jumlah kertas suara yang tercoblos menjadi tanda keberhasilan kandidat yang mengikuti pesta demokrasi tersebut.
Indonesia dengan wilayah luas dan penduduk yang begitu banyak menjadikan penghitungan suara lambat dilakukan.
Komisi Pemilihan Umum ( KPU) sebagai penyelenggara pemungutan suara juga harus menghitung dan mencocokkan data di tempat pemungutan suara ( TPS), satu demi satu agar sesuai saat dilakukan rekapitulasi tingkat nasional.
Proses penghitungan suara itu bisa dilakukan hingga berbulan-bulan. Selain itu, manipulasi hasil Pemilu juga rawan dilakukan tanpa ada pengawalan.
Dengan prinsip untuk mengawali hasil pemungutan suara dalam pemilu, maka sejumlah Lembaga Survei pun memperkenalkan hitung cepat atau Quick Count.
• Cara Memastikan Quick Count Abal-abal Atau Bukan, Cuma Butuh Waktu Satu Jam
• Dilaporkan BPN Prabowo-Sandiaga Soal Quick Count, Lembaga Survei SMRC Siap Diaudit
• KPU Jelaskan Mekanisme Sistem Penghitungan Suara Pemilu 2019 Melalui Situng
Secara umum, Quick Count merupakan metode statistik untuk mengetahui hasil pemilihan suara dengan mengambil sampel di sejumlah tempat pemungutan suara ( TPS).
Sampel yang diambil juga tak sembarang, melainkan secara acak dan representatif mewakili karakteristik populasi di Indonesia.
Quick Count dilakukan dengan metodologi khusus sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Tentu saja dalam Quick Count ada margin of error, meskipun persentasenya sangat sedikit.
Dengan demikian, masyarakat harus tetap menunggu hasil akhir penghitungan yang dilakukan KPU.
Quick Count bukan penghitungan resmi, melainkan sebagai pembanding untuk menghindari manipulasi penggelembungan suara.
Lantas, bagaimana awal mulanya dilakukan Quick Count di Indonesia?
• KPU : Kalau Data Situng Salah Entry, Masih Bisa Diperbaiki
• Mahfud MD Percaya Pada Hasil Quick Count, Ini Pendapatnya Jika Ada Pihak yang Klaim Kemenangan
Hal ini terjadi pada Pemilu 2004.
Saat itu, Indonesia dihadapkan pada pesta demokrasi yang berbeda dari sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/quick-count-pilpres1.jpg)