Pemilu 2019

BPN Sebut Sudah Lihat Gelagat Tidak Baik di Pemilu 2019, PDIP: Kasihan Masih Muda Sudah Belajar Nipu

Jurkamnas BPN Prabowo-Sandi Kawendra Lukistian menyebut pihaknya sudah melihat gelagat tak baik oleh KPU, hal itu kemudian dibantah oleh Deddy Sitorus

BPN Sebut Sudah Lihat Gelagat Tidak Baik di Pemilu 2019, PDIP: Kasihan Masih Muda Sudah Belajar Nipu
Youtube/Kompas TV
Politisi PDIP Deddy Sitorus dan Jurkamnas BPN Prabowo-Sandi Kawendra Lukistian, di Kompas TV, Minggu (19/5/2019). 

"Nyatanya masih banyak yang bodong !," ujarnya dengan nada tinggi.

"Dengar dulu, saya jelaskan dulu nih," kata Deddy Sitorus.

Namun bukannya membiarkan lawan bicaranya menyelesaikan penjelasan, Kawendra Lukistian malah kembali membuat bantahan.

"Sekarang masih banyak nih liat nih, ada 6,5 juta ganda di 5 provinsi, ada 17,5 juta tidak masuk akal," ujarnya berapi-api sambil menunjuk-nujuk Deddy Sitorus.

Temui Nur Khamid Lagi, Polly Alexandria Pamer Wajah Baru & Pipi Lebih Gemuk, Intip Perubahannya!

"Ini saya kasih data buat Anda baca, biar tambah pinter," kata Deddy Sitorus berusaha melanjutkan penjelasannya.

"Yang kedua, kondisi data yang diserahkan dalam format excel dan tidak standar, sebagian data yang diberikan kepada KPU sebagai data ganda itu tidak berasal dari DPT yang dikasih oleh KPU, banyak lagi, tapi itu satu kebohongan Anda," jelasnya.

Kemudian Deddu Sitorus juga menjelaskan soal putusan Bawaslu terkait situng.

"Yang kedua soal putusan bawaslu terhadap KPU, KPU tidak mempersalahkan situng, KPU tuh mempersalahkan SOP bukan situng, situng itu perintah undang-undang nak, baca undang-undang," jawabnya.

"Perintah undang-undang adalah transparansi secara terbuka," sambung Kawendra Lukistian masih dengan berapi-api.

Melihat sikap Kawendra Lukistian itu, Deddy Sitorus tampaknya mulai jengkel.

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved