Ani Yudhoyono Wafat

2 Hari Kepergian Ani Yudhoyono, Sang Cucu Masih Sering Panggil Neneknya, Aliya Rajasa : Memo Bobo

Momen itu diambil ketika Aliya Rajasa sedang menemani Ani Yudhoyono menjalani pengobatannya di Singapura.

2 Hari Kepergian Ani Yudhoyono, Sang Cucu Masih Sering Panggil Neneknya, Aliya Rajasa : Memo Bobo
kolase Instagram @ruby_26
Ani Yudhoyono dan sang cucu, Gaia 

Sebab sebagai seorang mertua, Ani Yudhoyono diakui Aliya Rajasa adalah sosok yang menjadi inspirasinya.

"Terima kasih utk segala bimbingan nasihat dan ajaran Memo yg selama ini memo berikan kepada kami akan kami junjung tinggi dan kami teladani dalam keseharian kami..dan semoga kelak Baby G dapat menjadi Memo junior. We Love You Always Memo...," sambung Aliya Rajasa.

Doa SBY Sebelum Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Tak kuasa menahan kesedihan yang dirasakan selama proses pemakaman Ani Yudhoyono, SBY sempat menutup mata dan menangis kala tubuh sang istri dikebumikan.

Suasana pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019)
Suasana pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019) (TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA)

Saking tak kuatnya menahan sedih, SBY sempat menutup mata dan menangis.

Mengutip Grid.ID, momen mengharukan ini terjadi kala kedua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) dan Edi Baskoro mengantarkan jenazah sang bunda ke tempat peristirahatan terakhir.

SBY Buktikan Kesetiaannya kepada Ani Yudhoyono Hingga Maut Memisahkan

Sebelum proses pemakaman berlangsung, SBY memang sudah menunjukkan raut wajah dengan kesedihan mendalam.

Seolah berusaha tegar, SBY mencoba menahan rasa sedihnya dengan menyambut para pelayat lainnya yang hadir dalam prosesi pemakaman istrinya.

Tangis SBY pun akhirnya pecah ketika ia beserta kedua anak, mantu dan cucu-cucunya menebar bunga di pusara Ani Yudhoyono.

Tak Kuasa Menahan Sedih, SBY Sempat Menutup Mata dan Menangis Saat Jenazah Ani Yudhoyono Dikeluarkan dari Peti Mati
Tak Kuasa Menahan Sedih, SBY Sempat Menutup Mata dan Menangis Saat Jenazah Ani Yudhoyono Dikeluarkan dari Peti Mati (Kolase KOMPAS/KARINA ISMAWAN dan YouTube/Kompas TV)

SBY berkali-kali menepuk-nepuk dadanya di depan pusara sang istri, berusaha menguatkan diri.

SBY mengaku tidak pernah pergi meninggalkan istrinya selama sang istri melakukan perawatan di rumah sakit.

"Beberapa saat sebelum ibu Ani menghembuskan nafas terakhirnya, 3 hari 3 malam saya beserta keluarga tidak meninggalkan sejengkalpun dari ibu Ani berbaring, berusaha untuk melawan, berusaha untuk bertahan meskipun Allah SWT menetapkan batas kemampuan manusia seberapa tegar, seberapa kuat," uca SBY di Pendopo, Puri Cikeas, Nagrak, Kabupaten Bogor, Minggu, (2/6/2019).

SBY mengatakan bahwa ia bersama keluarganya selalu berdoa agar diberikan yang terbaik oleh Tuhan kepada istri tercinta Ani Yudhoyono.

"Saya yakin sebagai orang yang beriman keputusan Allah SWT, keputusan Tuhan pasti lebih baik dari apa yang dipikirkan manusia," ujarnya kepada Wartawan.

SBY mengatakan, ia sempat mengajak seluruh keluarganya untuk berdoa agar istrinya diberikan yang terbaik dari Tuhan.

"Saya mengucapkan permohonan seperti ini diamini oleh putra putri saya. Ya Allah Tuhan yang maha pengampun, maha pengasih lagi maha penyayang, Tuhan yang maha kuasa, Tuhan yang maha menyembuhkan dan maha mengabulkan. Aku mohon panjangkanlah usia istri tercinta kalau itu membawa kebaikan baginya. Namun ya Allah, kami ikhlas kalau engkau memanggil istri tercinta kehadiratmu kalau itu membawa kebaikan baginya. Saya sampaikan itu sebelum ibu Ani menghembuskan nafasnya yang terakhir. Semua mengamini," jelasnya.

SBY Digandeng Dua Cucunya Saat Menuju Lokasi Pemakaman Ani Yudhoyono

Penulis: khairunnisa
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved