Info Kesehatan

Kentut dan Sendawa Jangan Ditahan, Ini Alasannya Menurut Kesehatan

Ketika tubuh mencoba untuk membuang penumpukan gas, tubuh akan mengeluarkan dengan dua cara yakni sendawa dan kentut.

Tayang:
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Tribunnews.com/Female
Ilustrasi 

- Sembelit, kondisi ini terjadi karena perpanjangan proses fermentasi makanan dalam sistem pencernaan, yang meningkatkan produksi gas di dalam tubuh.

Download Lagu Alan Walker Lily - Gudang Lagu Lily Feat K-391 & Emelie Hollow MP3 Alan Walker

Buang angin sembarangan memang dianggap tidak sopan kalau baunya mengganggu orang lain.

Sedangkan, ketika Kentut tidak berbau, hanya berbunyi dan diketahui orang-orang, sering kali hal ini hanya akan membuat kita malu.

Namun, menahan gas di dalam perut  dapat menyebabkan panas perut, kembung, dan gangguan pencernaan.

Tekanan usus dapat menyebabkan gas terperangkap, serta memiliki kemungkinan meningkatnya denyut jantung dan tekanan darah.

Secara tidak langsung tidak bahaya sebenarnya jika Kentut  dan Sendawa ditahan.

Namun pada dasarnya Kentut adalah kumpulan gas dari hasil metabolisme di usus yang secara alamiah akan didorong ke bawah oleh tubuh.

Jika ditahan-tahan, maka otomatis akan terakumulasi dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Download Lagu Alan Walker Lily - Gudang Lagu Lily MP3 Alan Walker Feat K-391 & Emelie Hollow

Viral di Facebook dan WhatsApp Malaysia, Video Hubungan Sesama Jenis, Diduga Menterinya PM Mahathir

Menurut Lisa Ganjhu, seorang dokter dari osteopati dan asisten dosen klinis kedokteran dan gastroenterologi di NYU Langone Medical Center New York City, yang dikutip oleh situs Women’s Health, segala sesuatu yang mempenaruhi aliran di bawah dapat memengaruhi aliran di atasnya.

Dalam kasus ini, aliran tersebut adalah sistem pencernaan. Ketika menahannya, penumpukan udara pun bertambah di saluran pencernaan, sehingga udara terdorong ke atas, yang menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan pada perut.

Selain itu, menahan buang gas menyebabkan usus akan menggelembung seperti balon karena penyumbatan gas tersebut.

Jika dinding usus memiliki kelemahan, akhirnya bisa meledak. Ketika hal tersebut sampai terjadi, kantong-kantong pun terbentuk, dikenal juga dengan sebutan divertikula.

Fatalnya, kalau kantung-kantung tersebut terinfeksi, hal ini akan menyebabkan kondisi yang mengancam nyawa dan rasa nyeri.

Elvia Disebut Hotman Paris Lebih Cantik & Kalem dari Hilda, Respon Billy Syahputra Jadi Sorotan

Demi Jaga Privasi dan Agar Chat Tidak Tersebar, WhatsApp Sediakan Fitur Baru Anti Screenshot

Kasus ini jarang terjadi, kemungkinan untuk terjadi dapat dialami oleh pasien dengan penyakit serius.

Namun, ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa kasus divertikulitis sering ditemui pada usia lanjut dan sudah menjadi kasus yang umum.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved