Mayat Dalam Karung

Korban Mayat dalam Karung Putus Sekolah karena Tak Ada Biaya, Sang Ayah: Dari SD-SMP Dapat Beasiswa

Ternyata NH adalah sosok anak yang pintar, ia sekolah dari SD-SMP dengan beasiswa, namun tak bisa meneruskan ke SMA karena kendala biaya.

Korban Mayat dalam Karung Putus Sekolah karena Tak Ada Biaya, Sang Ayah: Dari SD-SMP Dapat Beasiswa
Tribun Jateng
Saat Bupati Tegal Umi Azizah berada di rumah orangtua korban Imam Maliki, Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kamis (15/8/2019) kemarin. 

Korban Mayat dalam Karung Putus Sekolah karena Tak Ada Biaya, Sang Ayah: Dari SD-SMP Dapat Beasiswa

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --Keluarga NH (16) gadis yang mayatnya ditemukan dalam karung di dalam rumah kosong curhat kepada Bupati Tegal.

Sang ayah, Imam Maliki (46) menceritakan bagaimana kesedihannya ditinggalkan sang anak.

Apalagi anaknya itu tewas dengan cara mengenaskan, dan jasadnya baru ditemukan setelah empat bulan kemudian.

Menurut Imam Maliki, NH adalah sosok anak yang pendiam.

Rupanya, NH juga merupakan anak putus sekolah karena keluarga tak memiliki biaya cukup untuk menyekolahkannya.

Sejak duduk di bangku SD hingga SMP, NH bisa sekolah dengan mendapatkan beasiswa.

Diceritakan pula kalau orangtua NH sudah bercerai.

Sehingga NH selama ini tinggal bersama ayah dan neneknya.

Namun tak diketahui di mana keberadaan ibunda NH saat ini.

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved