Ini Respons Adian Napitupulu Soal Pertemuan Jokowi Dengan Prabowo dan SBY

Adian Napitupulu menanggapi pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

Kompas.com
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/9/2019). (KOMPAS.com/Ihsanuddin) 

"Kami bicara itu (gabungnya Demokrat) tapi belum sampai sebuah keputusan," ujar Jokowi.

Jokowi pun meminta wartawan untuk menanyakan langsung rencana bergabungnya Demokrat dengan partai koalisi pemerintah tersebut langsung kepada SBY.

Pengamat Sebut Peluang Gerindra Dapat Kursi Menteri Kecil

Setelah Megawati, Pimpinan MPR Akan Temui Prabowo

Najwa Debat dengan Gerindra soal UU KPK, Yunarto Saran Prabowo Tunjuk Admin yang Tidak Baperan

Selain membicarakan soal rencana gabungnya Demokrat, kata Jokowi, pertemuan juga membicarakan soal situasi politik saat ini.

Namun, ketika ditanya soal kemungkinan menteri Kabinet Kerja Jilid ll akan diisi Agus Harimurti Yudhoyono atau kader Demokrat lain, Jokowi menyebut pembicaraan belum sampai pada pengusulan nama.

"Enggak sampai ke sana (mengusulkan nama), belum sampai ke sana," ucap Jokowi.

Pertemuan di Istana Merdeka

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Pantauan dilokasi, SBY yang mengenakan batik lengan panjang berwarna coklat diterima Jokowi di ruang Jepara dalam Istana Merdeka, sekitar pukul 14.00 WIB.

Jokowi yang memakai kemeja putih lengan panjang, tampak berbincang-bincang dengan SBY.

Baca: PAN Setuju Amandemen UUD 1945, Tapi Jangan Melebar Kemana-mana

Namun, isi pembicaraan tersebut tidak terdengar karena jarak media dengan mereka sekitar 10 meter.

Pertemuan ini berlangsung secara tertutup, awak media hanya diizinkan mengambil gambar sekitar 2 menit.

Sebelumnya, politikus Demokrat Andi Arief menyampaikan, pertemuan SBY dan Jokowi hanya bersifat biasa.

"Apa agendanya, kita belum tahu. Sepertinya pertemuan reguler biasa," ucap Andi.

Siap ajukan AHY

 Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan partainya siap menempatkan kader terbaiknya jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kader partai berlambang mercy ini masuk dalam kabinet.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved