Breaking News:

Kabinet Jokowi Maruf

Analisanya Soal Prabowo Gabung Jokowi Jadi Kenyataan, Faldo Maldini: Yang Ngatain Sudah Saya Maafkan

Menurut Faldo Maldini, jika Prabowo Subianto bergabung di pemerintahan Jokowi, Prabowo bisa menyampaikan soal kebocoran anggaran tersebut.

Penulis: khairunnisa | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
kolase Youtube dan Tribunnews.com
Faldo Maldini. Prabowo Subianto saat bertemu Jokowi di Istana Negara 

Dalam laman Twitter-nya yang sudah terverifikasi, Faldo Maldini mengaku tidak kaget lagi ketika mendengar kabar Prabowo Subianto bergabung dengan Jokowi di Kabinet.

RESMI, Ini Daftar Susunan Kabinet Jokowi-Maruf, Presiden Tegas: Yang Gak Serius Bisa Saya Copot !

Jokowi Umumkan Menteri Baru, Tidak Ada AHY di Kabinet, Yunarto Wijaya : Saya Pikir Tak Mengejutkan

Faldo Maldini juga tampak menyinggung sosok yang dulu sempat mencibirnya pasca video tersebut tayang.

Ia mengaku sudah memaafkan semua orang yang telah mengatai dirinya dulu.

"Video saya 4 bulan yang lalu. Saya tidak kaget.

Yang ngata-ngatain saya sudah saya maafkan.

Bicara kebenaran tidak mudah di negeri ini," tulis Faldo Maldini dikutip TribunnewsBogor.com.

Faldo Maldini menanggapi soal Prabowo Subianto menjadi Menteri Jokowi
Faldo Maldini menanggapi soal Prabowo Subianto menjadi Menteri Jokowi (Twitter @FaldoMaldini)

Firasat Adian Napitupul Yang Jadi Kenyataan

Najwa Shihab mengenang ucapan yang pernah diutarakan Adian Napitupulu.

Yakni soal keinginan Prabowo Subianto yang berminat menjadi Menteri Jokowi.

Hal tersebut sempat diurai Adian Napitupulu dalam debatnya dengan Arief Poyuono pada 31 Maret 2019.

Dalam tayangan Catatan Najwa, Adian Napitupulu sempat mengurai analisa soal pernyataan Prabowo Subianto yang kerap menyebut bahwa Jokowi tidak mempunyai salah.

"Berkali-kali, mungkin ada 3 atau 4 kali Prabowo bilang 'Bapak ( Jokowi) tidak salah. Bapak tidak salah'. Di sekian sesi itu beberapa kali dia bilang 'yang salah orang di sekeliling Bapak'," ungkap Adian Napitupulu dikutip TribunnewsBogor.com.

Mengingat ucapan Prabowo Subianto, Adian Napitupulu lantas mengungkap maknanya.

Menurut analisa Adian Napitupulu, Prabowo Subianto jangan-jangan memang berminat menjadi Menteri alih-alih Presiden.

Sebab selama ini menurut Adian Napitupulu, Prabowo Subianto hanya menyalahkan sosok yang ada di balik Jokowi, bukan Jokowi.

"Sepertinya memang Prabowo tidak minat jadi calon Presiden, minatnya jadi Menteri. Jadi dia memang pengin mengganti orang di sekelilingnya ( Jokowi). Karena Jokowi enggak salah kok. Yang salah orang di sekelilingnya, ya saya gantiin sajalah. Kira-kira kayak begitu," pungkas Adian Napitupulu.

Melanjutkan analisanya, Adian Napitupulu lantas mengungkap standar tertinggi dan terendah yang mungkin ada pada Prabowo Subianto.

"Mungkin high call-nya presiden, minimum call-nya menteri. Tapi itu pun bahaya, karena bisa ditolak Jokowi juga," ujar Adian Napitupulu.

Mendengar ucapan Adian Napitupulu, Arief Poyuono pun langsung menimpalinya.

Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Minta Prabowo Tidak Khianati Jokowi

Prabowo & Sri Mulyani Masuk Kabinet, dari Menteri Pencetak Uang Kini Dapat Izin Spesial dari Jokowi

Arief Poyuono tampak tidak setuju dengan apa yang disampaikan Adian Napitupulu tersebut.

"Itu kan pandangannya Adian," timpal Arief Poyuono.

"Ya kan kita diminta pandangannya," ucap Adian Napitupulu.

"Bukan. Itu kan pandangannya orangnya Pak Joko Widodo," pungkas Arief Poyuono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved