Kronologi Gadis 16 Tahun Disiksa Warga dan Aparat Desa karena Dituduh Mencuri, N Disetrum dan Diikat

Dituduh mencuri, gadis 16 tahun di NTT disiksa hingga disetrum dan diikat oleh warga dan aparat desa setempat.

Dokumen Warga Desa Babulu Selatan
N (16) saat diikat oleh warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena dituduh mencuri cincin. 

Kepala dusun pun datang dan langsung memukul dan menggeledah rumah N.

Namun, mereka tidak menemukan cincin itu.

Kronologi Guru SD Tewas Dihabisi Pengantar Katering, HP Jadi Bukti Pelaku Tak Sekedar Membunuh

5 Artis Ini Cuma Jagain Jodoh Orang, Lama Pacaran Tapi Pasangan Menikah dengan Orang Lain

Mulai Disiksa Kepala Dusun

Selanjutnya, sekitar pukul 19.00 Wita, kepala dusun bersama warga mulai mengadili N bahkan sampai menyetrumnya mengunakan arus listik lantaran gadis muda itu tak mau mengakui tuduhan tersebut.

"Penyiksaan terhadap N berlanjut hingga Kamis (17/10/2019) pagi,"ungkap Son.

Kepala Desa Babulu Selatan Paulus Lau yang mendapat laporan kejadian pencurian tersebut langsung mendatangi lokasi lalu mengadili korban di rumah posyandu setempat.

Upaya Kepala Desa Babulu Selatan Paulus Lau untuk menyelesaikan masalah tersebut malah menambah penyiksaan terhadap N.

N didudukkan pada sebuah kursi plastik, lalu kedua tangannya diikat ke belakang kemudian digantung pada palang kayu posyandu.

"Pada saat bersamaan, keponakan saya ini terus dipukuli dan dicaci maki oleh sejumlah warga yang menyaksikan hal tersebut,"ujarnya.

Menurut Son Koli, pada saat kejadian, korban hanya bersama dengan mama kandungnya karena bapaknya sedang merantau di Kalimantan.

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved