Breaking News:

Jokowi Akan Ganggu yang Masih Suka Impor Minyak, Yunarto Wijaya: Galaknya Urusan Ini Doang Pak?

Yunarto Wijaya mempertanyakan apakah Jokowi hanya bisa galak kepada mafia migas saja, sementara ke FPI tidak.

Kolase Kompas.com dan Twitter @yunartowijaya
Yunarto Wijaya menanggapi ancaman Jokowi kepada para mafia migas. 

Namun, mantan wali kota Solo ini tak mau menyebutkan pelaku mafia tersebut.

"Kenapa ini tidak kita kerjakan dari dulu? Karena ada yang senang impor minyak. Saya tahu siapa yang suka impor minyak," ucapnya.

Pemerintah lagi gencar ingin merealisasikan penggunaan biodiesel agar mengurangi nilai impor yang membengkak sehingga berimbas terhadap neraca perdagangan yang defisit.

Adanya defisit perdagangan, maka mempengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah.

"Kalau B20 sudah berjalan, sebentar lagi Januari 2020, B30 berjalan. Nanti masuk ke B50 bisa berjalan. Artinya apa, impor kita akan turun secara drastis sehingga neraca perdagangan, transaksi berjalan kita jadi lebih baik," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Yunarto Wijaya pun memberikan komentar.

Ia mempertanyakan kenapa Jokowi hanya galak untuk urusan ini saja, sementara urusan yang lain tidak galak.

"Galaknya urusan ini doang pak?," tulis Yunarto Wijaya.

Sebelumnya, Yunarto Wijaya juga mengomentari Tweet Jokowi soal defisit transaksi berjalan yang tak kunjung selesai.

Pada Tweet-nya, Jokowi mengunggah foto dan menulis ini:

Staf Khusus Jokowi Milenial, Fadli Zon : Cuma Lipstik Aja, Pajangan

Yunarto Tanggapi Kritik Fadli Zon pada Mendikbud: Semua Jelek Kecuali Bidang Pertahanan dan Kelautan

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved