Breaking News

Pengendara Moge Ditahan

Keluarga Korban yang Tewas Ditabrak Harley Davidson Cabut Laporan, 'Kami Ikhlas, Ini Musibah'

Keluarga korban kecelakaan maut di Jalan Pajajaran, Kota Bogor mengaku sudah ikhlas dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Tayang:
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Suami Siti Aisah mendatangi Mapolresta Bogor Kota di Jalan KS Tubun, Kota Bogor untuk mencabut laporan, Senin (16/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Keluarga korban kecelakaan maut di Jalan Pajajaran, Kota Bogor mengaku sudah ikhlas dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Suami Siti Aisah yang mengalami duka cita atas meninggalnya istri tercinta, Sahroni mengatakan bahwa dirinya sudah ikhlas.

Ia pun mendatangi Mapolresta Bogor Kota di Jalan KS Tubun, Kota Bogor untuk mencabut laporan.

"Saya juga kan kemarin sudah menyampaikan ini musibah ya harus sabar namanya ini musibah kan," katanya saat ditemui, Senin (16/12/2019).

Ia pu meminta agar proses peristiwa tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kita sekarang ya kita minta secara kekeluargaan iya mencabut berkas laporan keluarga saya sudah ikhlas semua," katanya

Sahroni juga menuturkan bahwa pengendara Harley Davidson sudah bertanggung jawab membawa keluarganya yang menjadi korban kecelakaan ke rumah sakit.

Tidak hanya itu, pengendara motor besar itu pun membantu proses pemakaman dan pengurusan biaya rumah sakit.

"Alhamdulillah yang menanggung biaya pemakaman dan yang ngurus rumah sakit itu pihak keluarga pengendara," ujarnya.

Selain itu Sahroni juga memberikan klarifikasi atas berita yang beredar terkait dugaan dirinya dibentak petugas kepolisian.

Pengendara Moge yang Tabrak Nenek Aisah Seorang Pegawai BUMN, Kabarnya Pejabat Menengah di Bank Ini

Ini Penampakan Harley Davidson yang Tabrak Nenek di Bogor Sampai Tewas

Sahroni menegaskan bahwa peristiwa itu tidak pernah terjadi.

"Saya enggak pernah dimaki-maki sama petugas kepolsiian malah saya yang maki-maki polisi (karena dalam kondisi panik), makanya saya minta maaf sama petugas," ujarnya.

Sementara itu Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan bahwa pihak kepolisian hanya bertugas menangani perkara dan memfasilitasi antara korban dan pengendara.

Saat ditanya mengenai adanya permintaan pihak keluarga mencabut laporan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menjelaskan bahwa pihak kepolisian siap untuk memfasilitasi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved