Edhy Prabowo Siapkan Nelayan di Kawasan Rawan, Haris Azhar: Kok Nelayan yang Disuruh Hadapi China?
Haris Azhar tak habis pikir dengan sikap Edhy PRabowo yang menurunkan nelayan untuk menjaga perairan Natuna.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
Namun, menteri yang juga Pakar Tata Hukum Negara tidak ingin ada negosiasi dalam konflik itu.
• Kritik Sikap Tak Tegas Prabowo Terkait Klaim China atas Natuna, PKS: Kalau Lembek Kita Direndahkan
• Prabowo Sebut China Negara Sahabat soal Natuna, Susi : Bedakan Pencurian Ikan dengan Persahabatan
Pasalnya, tidak ada konflik di antara kedua negara itu.
Sedangkan dalam keputusan South China Sea Tribunal sudah diputuskan di mana wilayah China.
"Karena nego itu ada berarti konflik bilateral, enggak ada. Itu masalah multilateral."
"Keputusan tribunal namanya SCS Tribunnal 2016, South China Sea Tribunal sudah diputus," jelas Mahfud.
Mahfud juga menilai bahwa China tidak bisa asal klaim dengan mengaku bahwa Natuna milik nenek moyang mereka.
Tidak ada bukti yang kuat dari ungkapan tersebut.
"'Lah itu hak tradisional kami sejak ribuan tahun lalu nelayan kami'."
"Apa dasarnya, apa buktinya? Kita kan bisa juga bilang di Madagaskar itu jaman Majapahit, tapi kan tidak boleh," kata dia.