Panji Petualang Ungkap Penyebab Pawang Ular Tewas Digigit King Cobra: Indonesia Tak Ada Anti Bisanya

Menurut Panji Petualang, penyebab tewasnya sang pawang ular yakni karena ia masih berinteraksi setelah digigit King Cobra.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
Kolase Instagram @panjipetualang dan Istimewa
Ini kata Panji Petualang soal insiden pawang ular digigit King Cobra di Kalimantan Barat. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pecinta reptil Panji Petualang menanggapi adanya pawang ular yang tewas digigit King Cobra.

King Cobra yang menewaskan sang pawang itu menurut Panji Petualang ukurannya sama dengan King Cobra miliknya, yakni Garaga.

Menurut Panji Petualang, ada dua penyebab pawang ular itu meninggal dunia karena gigitan.

Yang pertama yakni karena sang pawang ular tidak melakukan imobilisasi dan tidak adanya serum anti bisa King Cobra di Indonesia.

Panji Petualang sendiri mengaku pernah terkena gigitan ular, namun ia berhasil selamat karena melakukan beberapa perawatan yang tepat.

Meski begitu, ia pun harus mengalami bengkak beberapa hari karena gigitan ular tersebut.

Diberitakan sebelumnya, seorang pawang ular di Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Mempawah, Kalimantan Barat tewas digigit king kobra.

Norjani digigit ular king kobra saat beratraksi Sabtu (25/1/2020).

Pawang ular Norjani dua kali digigit oleh ular king kobra sepanjang 5 meter.

Gigitan pertama di tangan sebelah kanan.

Gigitan kedua di bagian kening.

Pawang Ular Tewas Setelah Keningnya Digigit Kobra 5 Meter, Awalnya Tertawa dan Tolak Diobati

Video Pawang Ular Digigit Kobra, Awalnya Tertawa Kini Sudah Tak Bernyawa

Peristiwa pawang ular digigit king kobra berawal sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu Norjani melakukan aatraksi di dekat rumahnya.

Atraksi pawang ular disaksikan banyak warga.

Namun saat memegang kobra, terlihat binatang buas itu meliuk-liuk hingga berulang kali menggigit Norjani.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved