Kabar Artis
Pernah Berbobot 192 kg karena Tiap Hari Makan 6 Bungkus Mie Instan, Arya Permana Bikin Igun Menyesal
Ivan Gunawan mengaku menyesal memakan mi instan setelah tahu penyebab Arya Permana miliki berat badan 192 kg.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ayah Arya Permana, Ade Somantri menceritakan perjuangan anaknya untuk menurunkan berat badan hingga 110 kg.
Sebelumnya, Arya Permana memiliki bobot tubuh 192 kg.
Setelah melakukan serangkaian program penurunan berat badan selama 4 tahun, kini ia memiliki berat badan 83 kg.
Dikutip TribunnewsBogor.com dari Youtube TRANS TV Official Selasa (28/1/2020), Ade Somantri mengungkap kebahagiaannya atas keberhasilan sang anak.
"Kami selaku orangtua merasa senang, yang awalnya Arya kan badannya gede, untuk aktifitas pun susah," kata Ade Somantri.
Beruntung, dengan berbagai macam cara kini Arya berhasil menurunkan berat badannya hingga 110 kg.
"Pertama kan operasi penyempitan lambung di RS Omni Alam Sutera, kedua diatur pola makan yang langsung dibimbing oleh dokter gizi dari RS Hasan Sadikin Bandung," kata Ade Somantri.
Tak hanya itu, Arya Permana juga berhasil karena diimbangi dengan olahraga.
"Dan yang ketiga, selain pola makan, diterapkan juga olahraga yang teratur dengan cara yang tepat dan dilatih langsung kebanyakan sama Om Ade Rai," kata sang ayah.
Kemudian Ivan Gunawan pun menanyakan penyebab tubuh Arya Permana bisa mencapai 192 kg.
• Arya Permana Bulatkan Tekad Tinggalkan Menu Makanan Masa Lalunya, Sekarang Makan 5 Sendok Kenyang
• Arya Permana Bocah 192 Kg Kini Lebih Kurus, Begini Caranya Mulai Potong Lambung Hingga Diet Ketat
"Ya namanya orangtua kalau anaknya minta sesuatu biasanya dikasih terus, mau ini itu dikasih terus," kata Ade Somantri.
"Emang iya kalau makan mie sedus?," tanya Ivan Gunawan lagi.
Mendengar pertanyaan itu, penonton dan orangtua Arya Permana pun tertawa.
"Nggak, dulu itu kalau sekali makan itu mienya dua ditambah nasi, dalam sehari bisa habis 6 bungkus," kata sang ayah lagi.
Ivan Gunawan pun langsung kaget dengan fakta tersebut.
"Ih pengen gw keluarin deh mie-nya tadi," kata Ivan Gunawan menepuk perutnya.
Rupanya, Ivan Gunawan merasa menyesal telah memakan mi instan sebelum memulai syuting Brownies.
Kemudian Ruben Onsu menanyakan apa ketakutan orangtua dengan kondisi Arya yang dulu.
"Yang paling kita takutnya anak obesitas itu kematian, karena salah melangkah saja misal miring, bisa mengalami pembengkakan jantung dan bisa menyebabkan kematian," tutur sang ayah.
Meski memiliki berat badan 192 kg, menurut Ade Somantri, putranya itu tak mengalami sakit pada organ tubuhnya.
"Sakit sih nggak, tapi kalau dibawa jalan kadang sesak, mungkin karena faktor tubuh yang terlalu gemuk," kata ayahnya lagi.
Sementara itu, Arya Permana menceritakan apa yang ia rasakan setelah menjalani proses penyempitan lambung.
"Kalau dulu abis operasi itu makan masih doyan tapi kalau kebanyakan jadi muntah, sebulan dua bulan masih kerasa pengen makan, tapi makan ke sini makin kerasa dan terbiasa," jelas Arya Permana.
"Untuk pola makan, apa yang sekarang kamu terapkan?," tanya Ivan Gunawan.
• 6 Anak di Dunia dengan Ukuran Tubuh Fantastis, Arya Permana Hampir Jadi yang Terberat
• Panji Petualang Ungkap Penyebab Pawang Ular Tewas Digigit King Cobra: Indonesia Tak Ada Anti Bisanya
"Kalau makan sih nggak banyak makan goreng-gorengan sama minyak," tutur Arya Permana.
Ia pun mengakui kalau porsi makannya dulu yakni dua kali lipat dari porsi makan orang dewasa.
Selain itu, melalui sambungan telepon, Ade Rai menceritakan proses latihan yang dijalani Arya Permana.
"Sebenarnya motivasinya dari Arya sendiri saya rasa, Arya nya sudah hebat ya, semangat dari dulu beratnya 200 kg aja dia udah senang gerak, olahraga, jadi dia gak disuruh aja kepengen olahraga, jadi kerjaan saya gampang," tutur Ade Rai.
Kemudian Ade Rai pun memberikan pesan untuk Arya Permana agar tetap semangat.
"Buat arya pokoknya semangat terus ya, karena kan sekarang udah turun beratnya, tinggal nanti komposisi tubuhnya lebih baik. Jadi Arya musti rajin push up, jadi push up nya dilanjutin terus Arya," kata Ade Rai.
"Buat Om Ade makasih udah ngelatih Arya dari dulu sampe sekarang," kata Arya Permana.
"Iya sama-sama Arya, rajin terus ya, nanti kita ketemu lagi di Bandung," kata Ade Rai lagi.
Mie Instan dan Minuman Sachet
Masih ingatkah Anda dengan Bocah bernama Arya Permana yang sempat gegerkan warga karena memiliki berat badan 192 Kg?
Ya, kini Arya Permana telah berubah drastis dan bobotnya berkurang hingga 102 Kg.
Untuk mencapai berat badan seperti sekarang, Arya Permana telah melakukan operasi potong lambung dan lakukan diet selama 18 bulan.
• Cerita Ruben Onsu saat Bertemu Pemilik Akun yang Bully Betrand Peto : Dia Nunduk Kayak Pelaku Lain
• Tunggu Bantuan Turun, Pemilik Rumah Perbaiki Dengan Alat Seadanya Sebelum Ambruk Menimpa 5 Korban
Selama 18 bulan itu Arya Permana pun melakukan diet ketat dibarengi dengan olahraga.
"Setelah itu, ngandelin diet, paling makan biasa tapi lebih sedikit," jelas Arya Permana.
Arya Permana mengaku berat untuk mengawali diet ketatnya lantaran sebelumnya ia makan begitu banyak.
Namun setelah lambungnya dipotong, Arya Permana akan mual dan muntah ketika ia makan terlalu banyak.
"Ya sih abis operasi pengen banget (makan banyak) tapi pas operasi kan dipotong lambungnya, jadi kebanyakan juga (makannya) juga muntah, jadi sampai sekarang udah terbiasa (makan sedikit)," jelas Arya yang berhasil membuat berat badannya turun drastis.
Niat kuat untuk diet seperti Arya Permana ini sepertinya patut diapresiasi ya.
Dokter Reisa sebagai salah satu bintang tamu dalam acara Ini Talk Show juga mengatakan hal sama.
"Luar biasa sih, kita harus apresiasi nih, kita aja mau nurunin lima kilo butuh perjuangan," begitu puji Dokter Reisa.
Dalam acara itu, Arya Permana juga menceritakan bagaimana susahnya kehidupannya dulu ketika alami Obesitas.
Ketika masih bertubuh sangat gempal, Arya Permana mengaku tidak bisa melakukan aktivitas apa pun dan ia hanya bisa tidur di kasurnya.
Ia pun sempat putus sekolah karena memang untuk berdiri dan berjalan pun Arya Permana tak mampu.
"Ya waktu dulu, nggak bisa berdiri sama sekali hampir setengah tahunan, tiduran di kamar paling cuma main hp doang," begitu jelas Arya Permana.
Andre Taulany sebagai pembawa cara pun penasaran apa yang membuatnya bisa memiliki tubuh seberat itu.
Tak disangka, mi instan dan minuman kemasanlah yang membuat Arya Permana memiliki bobot sekitar 192 Kg.
Arya mengungkapkan ketika masih alami Obesitas, ia tidak makan nasi namun hanya makan enam mi instan dan sekitar 20 minuman kemasan.
"Dulu sih makan mi instan sama minuman kemasan, setiap hari, mi instan bisa enam bungkus perhari, minuman kemasan 20 (sachet)," begitu jelas Arya Permana yang membuat Andre Taulany kaget.
Katanya, sebelumnya berat tubuh Arya Permana bertambah drastis, namun ketika kelas 1 sekolah dasar (SD) berat badannya mulai naik drastis selama tiga tahun kemudian.
Wah, ternyata mi instan dan minuman kemasan bisa buat orang alami Obesitas ya.