Rumah di Bogor Ambruk

Rumah Tidak Layak Huni di Babakan Pasar Ambruk, Tahun Sebelumnya Juga Terjadi di 2 Wilayah Ini

Dari tahun 2016 hingga 2020, tercatat setiap tahunnya ada saja rumah yang masuk dalam keriteria rumah tidak layak huni.

Rumah Tidak Layak Huni di Babakan Pasar Ambruk, Tahun Sebelumnya Juga Terjadi di 2 Wilayah Ini
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Rumah di Kampung Pulo Geulis RT 1/4 Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ambruk, Selasa (28/1/2020) 

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat ada ratusan rumah ambruk di tahun 2019.

Hal itu disampaikan langsung  Kepala BPBD Kota Bogor, Priyatna Syamsah.

"Untuk total rumah ambruk ada sekitar 185 rumah ditahun 2019, kalau untuk data RTLH yang lengkap ada di bagian Kesra," kata Priyatna Syamsah yang baru saja menjabat sejak akhir bulan Desember 2019.

Priyatna menjelaskan bahwa biasanya kondisi rumah yang ambruk disebabkan beberapa hal.

Diantaranya adalah karena sudah berusia lama ataupun kontruksinya yang rapuh.

"Ada juga sebagian dikarenakan lokasinya berada di tanah kontur bertebing dan/atau di bantaran sungai, sehingga apabila terjadi longsor, ada bagian bangunan rumah yg roboh terbawaa longsor, kalau yang terbawa longsor umumnya bagian belakang atau  dapur atau kamar mandi," katanya.

Di awal tahun 2020, peristiwa rumah ambuk terjadi di wilayah Kelurahan Babakan Pasar kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Akibat peristiwa tersebut empat orang dewasa dan satu orang bayi berusia 40 hari terluka akibat terkena reruntuhan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved