Breaking News:

Polemik Sunda Empire

Rangga Sasana Ditangkap di Tambun, Petinggi Sunda Empire Ini Tenyata Sedang Bertamu di Rumah Saudara

Petinggi Sunda Empire Ki Rangga Sasana resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian Polda Jawa Barat.

Tribun Jabar/Mega Anugrah
petinggi Sunda Empire Rangga Sasana, Nasri Banks dan Ratu ditetapkan sebagai tersangka 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Petinggi Sunda Empire Ki Rangga Sasana resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian Polda Jawa Barat.

Dia ditangkap di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi, pada, Selasa, (28/1/2020) lalu.

Terkait penangkapan Rangga di kawasan Tambun Bekasi, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, Rangga memang benar ditangkap di kawasan tersebut.

Namun, dia memastikan, Petinggi Sunda Empire bukan warga Kabupaten Bekasi. Pada saat dijemput polisi, Rangga sedang berkunjung di rumah saudaranya di kawasan Tambun Bekasi.

"Kebetulan dia lagi berkunjung ke rumah saudaranya Kemudian dari Reskrim Polda Jawa Barat tahu dia ada disana kemudian langsung diambil," kata Hendra.

Ketika ditanya lokasi detail rumah tempat polisi 'mencomot' Rangga, Kapolres Metro Bekasi Hendra Gunawan enggan berkomentar banyak.

Menurut dia, kasus Sunda Empire adalah ranah Polda Jawa Barat. Untuk itu, dia tidak bisa berbicara lebih dalam.

"Karena itu bukan ranah kasus saya jadi saya tidak begitu mendalami," tegas dia.

Pengakuan Petinggi Sunda Empire, Kekeuh Merasa Benar, Bakal Diperiksa Kejiwaan? Ini Kata Polisi

Tanggapi Sunda Empire dan Kerajaan Fiktif di Indonesia, Para Raja se-Nusantara Geram: Gak Lucu!

Adapun saat penangkapan, Hendra mengaku ada anggotanya yang mendampingi Reskrim Polda Jawa Barat.

"Anggota Saya hanya pengamanan saja babhinkamtibnas beberapa anggota patroli mengamankan. Yang upaya paksa dari Polda Jawa Barat," jelasnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Hendra Suhartiyono menerangkan, ketiga tersangka yang sudah ditahan, Ki Rangga Sasana, Nasri Banks dan Rd Ratnaningrum dijerat Pasal 14 dan 15 Undang-undang Darurat Nomor 1 Tahun 1946.

"Tapi penyidik dimungkinkan menerapkan pasal lain untuk menjerat para tersangka dalam kaitanya dengan seragam yang mereka pakai," kata Hendra di Mapolda Jabar, Kamis (29/1/2020).

Pasal dimaksud yakni Pasal 228 KUH Pidana yang mengatur perbuatan penggunaan tanda kepangkatatan atau melaksanakan jabatan yang tidak dijabatnya.

"Misalnya perbuatan penggunaan kepangkatan yang sama sekali tidak dimilikinya, nanti kami dalami. Dia kan pakai seragam dan kepangkatan mirip lembaga resmi, itu yang akan kami soroti," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ditangkap di Tambun, Petinggi Sunda Empire Tenyata Sedang Bertamu di Rumah SaudarA

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved