Breaking News:

Teror Virus Corona

Terisolasi dan Makan Seadanya di Rumah Majikan di Wuhan, Asih Bisa Pulang Tapi Harus di Penjara Dulu

Sudah sekitar 6 tahun, Asih mengadu nasib menjadi buruh migran Indonesia di Wuhan, China.

dialymail.co.uk
virus corona menyebar di China dan Hongkong 

"Majikan saya bilang, 'Kamu enggak usah khawatir, kamu tanggung jawab saya, pokoknya ikuti perkataan saya'." kata Asih menirukan ucapan sang majikan.

"Makan seadanya, dengan garam pun saya bisa. Tapi hati tidak enak. Waswas. Majikan bilang nanti saya malah bisa sakit," ujar Asih menambahkan.

Asih mengaku sempat berkomunikasi dengan sejumlah WNI di Wuhan terkait pemulangan ke Indonesia.

Ia mendapat informasi bahwa hanya yang berpaspor dan memiliki visa yang dapat dievakuasi.

Jika ingin memaksa agar bisa dievakuasi, kata Asih, dirinya harus mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing yang berjarak sekitar 1.100 kilometer dari Wuhan.

Itu setara kurang lebih 11 jam perjalanan darat dan delapan jam penerbangan pesawat.

Harga Motor Honda Terbaru Februari 2020, dari Honda BeAT hingga ADV 150

Menurut Asih, TKI yang datang kesana harus mengakui kesalahan bekerja tanpa visa ke pihak imigrasi China.

Jika melakukan hal itu, otomatis ia akan dipenjara terebih dahulu sebelum dipulangkan ke Indonesia karena melanggar izin tinggal dan menjadi TKI ilegal.

"Saya diminta bicara terus terang ke KBRI. Sedangkan saya keluar rumah saja tidak bisa, nanti sampai Beijing harus dipenjara setengah bulan, itu sama saja bunuh diri. Akhirnya saya tidak jadi hubungi KBRI," ujarnya.

Bingung Minta Tolong ke Siapa

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved