Video Prabowo Kunjungi WNI dari Wuhan yang Dioservasi di Natuna, Lambaikan Tangan & Ucap Minta Maaf

Menhan Terawan Agus Putranto dan juga Menhan Prabowo Subianto langsung kunjungi WNI dari Wuhan yang diobservasi di Natuna.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Kompas.com
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam rapat kerja dengan Komisi I, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/10/2019).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebanyak 237 WNI dan 1 WNA dari Wuhan dievakuasi TNI dan diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau, pada Sabtu (1/2/2020) lalu.

Usai tiba di Natuna, para WNI dari Wuhan tersebut selanjutnya harus melalui proses karantina sekitar dua pekan.

Para WNI dievakuasi dari Wuhan terkait virus corona yang tengah mewabah di sana.

Ratusan warga Indonesia dan seorang warga negara asing itu di observasi selama 14 hari sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Evakuasi para WNI dari Wuhan sempat mendapat penolakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau.

Namun, upaya penanganan WNI asal Wuhan di Natuna tetap berlangsung hingga kini.

Terisolasi dan Makan Seadanya di Rumah Majikan di Wuhan, Asih Bisa Pulang Tapi Harus di Penjara Dulu

Alasan Prabowo Subianto Tak Undang Jokowi di Acara HUT Gerindra

Simak Ramalan Zodiak Besok - 8 Februari 2020 Bakal Ada 5 Bintang yang Mimpinya Terwujud, Kamu ?

Hampir sepekan berada di Natuna, para WNI itu mendapat penanganan dan pengawasan khusus dari Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhan).

Hal ini ditunjukkan dari kunjungan langsung Menhan Terawan Agus Putranto dan juga Menhan Prabowo Subianto di Natuna.

Melansir dari laman Kompas.com, Dokter Terawan dan Prabowo Subianto datang ke lokasi karantina 237 WNI dan 1 WNA asal AS untuk meninjau langsung kondisi di Natuna.

Kedatangan rombongan Prabowo Subianto dan Terawan disambut 237 WNI dari Wuhan meskipun tak bisa bertemu secara langsung.

FOLLOW:

Hal ini lantaran rombongan Prabowo Subianto dan Terawan tidak diizinkan keluar dari bus yang membawa mereka.

Larangan tersebut didapat berdasarkan pada aturan PBB dan WHO.

"Hanya saja ini sudah aturan dari PBB dan WHO dan kita tidak boleh seenaknya bertemu dengan saudara kita yang masih menjalani proses karantina hingga 14 hari ke depan," kata Prabowo Subianto, Rabu (5/2/2020).

Suami Ngaku Tolak Nikahi Istri Kedua, Kabulkan Istri Pertama Usai Beri Syarat Ini: Takut Neng Kecewa

Laporan Belum di Cabut, Polisi Sebut Nama Anies Baswedan dalam Kasus Penghinaan Walikota Risma

Tak bisa bertemu langsung dengan para WNI yang tiba dari Wuhan, Prabowo Subianto pun hanya bisa melambaikan tangannya dari balik jendela.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved