Mitos Hamil Menular Ternyata Bisa Terjadi, Ini Penjelasannya

Konteksnya sama, yaitu membahas tentang perilaku sosial perempuan dewasa yang melahirkan anak pertama di usia 25 tahun.

Editor: Vivi Febrianti
shutterstock
ilustrasi hamil 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kadang, para wanita dalam satu lingkaran pertemanan yang sama bisa hamil secara bersamaan.

Atau setidaknya, jarak usia kehamilan antar satu dan yang lain tidak terlalu jauh.

Entah mitos hamil atau tidak, tapi ada kesimpulan yang cukup unik: hamil itu menular!

Ternyata keheranan ini bukan hanya terlintas di benak segelintir orang saja, karena para peneliti dari American Sociological Review mengulasnya dalam jurnal “Does Fertility Behavior Spread among Friends?” pada tahun 2014 lalu.

Konteksnya sama, yaitu membahas tentang perilaku sosial perempuan dewasa yang melahirkan anak pertama di usia 25 tahun.

Dari investigasi yang dilakukan, terbukti bahwa kehamilan menular bukan sekadar mitos hamil, tapi benar-benar bisa terjadi.

Memang ada banyak sekali mitos hamil yang berkembang dan setiap orang bisa jadi punya persepsi yang berbeda antara satu dan lain.

Ketika urusannya adalah tentang hamil itu menular, tentu tidak terbukti jika dikaitkan dengan aspek medisnya.

Tips Turunkan Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Namun demikian, akan berbeda kondisinya apabila berbicara tentang aspek psikologis.

Siapa bilang pertemanan tidak bisa memengaruhi keputusan seseorang untuk ikut hamil dan siap menjadi orangtua? Tentu bisa.

Analoginya seperti ini. Mungkin saja di sebuah lingkaran pertemanan yang sama-sama sudah menikah, konsep hamil atau memiliki anak belum terlintas karena banyak pertimbangan lain.

Namun ketika ada satu atau lebih di antara mereka yang hamil, melahirkan, hingga akhirnya menjadi seorang ibu, hal itu bisa memengaruhi keputusan mereka yang belum.

Mereka yang tadinya tidak yakin, menjadi yakin. Mereka yang tadinya ragu, menjadi semakin mantap.

Terlebih, kehamilan pertama juga memberikan beragam dampak. Pertama, jelas urusan finansial.

Pengeluaran akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan saat belum hamil.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved