Breaking News:

Jakarta Banjir

Dampak Banjir Jakarta, 3.565 Jiwa Tinggal Sementara di 40 Lokasi Pengungsian

Imbas banjir yang melanda DKI Jakarta pada Selasa (25/2/2020) membuat ribuan warga terpaksa tinggal sementara di lokasi pengungsian.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Banjir yang merendam permukiman warga RW 02, Kampung Arus, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (24/2/2020) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Imbas banjir yang melanda DKI Jakarta pada Selasa (25/2/2020) membuat ribuan warga terpaksa tinggal sementara di lokasi pengungsian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, 3.565 jiwa dari 973 Kelompok Keluarga mengungsi di 40 lokasi pengungsian. Jumlah ini meningkat dari banjir yang melanda ibu kota pada Minggu (23/2) kemarin. Saat itu 2.393 jiwa mengungsi.

Tapi jumlah ini lebih sedikit jika dibandingkan peristiwa banjir pada 1 Januari 2020 lalu, yang mencapai 31 ribu jiwa.

BPBD DKI juga mencatat 294 dari 2.738 alias 10,74 persen RW di Jakarta tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Daerah paling parah terdampak banjir terjadi di wilayah Kelurahan Cawang dengan ketinggian mencapai 200 cm.

"Total pengungsi 973 KK, yang terdiri dari 3.565 jiwa," kata Kapusdatin BPBD DKI M. Insaf dalam keterangannya, Selasa (25/2/2020).

Sebanyak 40 lokasi yang dijadikan tempat pengungsian adalah masjid, kantor kelurahan, kantor swasta, RPTRA, rusunawa hingga kawasan apartemen.

Sebagai rincian, berikut daftar lokasi pengungsian yang didirikan Pemprov DKI.

1. Masjid Al Muhibin

2. Yayasan Al Hanif RT 03

3. Masjid Al Muhajirin RW 10

Halaman
1234
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved