Teror Virus Corona

Tips Hadapi Virus Corona Menurut Psikolog, Ini yang Terjadi Bila Takut Berlebihan

Usai diumumkannya 2 WNI asal Depok yang positif Corona atau Covid-19, memunculkan ketakutan dan kepanikan masyarakat Indonesia

thewuhanvirus.com
UPDATE Pasien Virus Corona, dari Total 90.932 Orang yang Terinfeksi, 48.140 Orang Dinyatakan Sembuh 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Setelah diumumkannya 2 WNI asal Depok yang positif Corona atau Covid-19, memunculkan ketakutan dan kepanikan masyarakat Indonesia, tak terkecuali warga Bogor.

Semua orang berjaga-jaga agar tak tertular virus, lalu berbondong-bondong berburu masker bedah dan hand sanitizer di tengah wabah Covid-19.

Seorang warga Bogor yang tak ingin disebutkan namanya pun mengaku merasa ketakutan.

Ia yang hanya terjangkit batuk flu, dijauhi seketika oleh orang tak dikenal yang berada di dekatnya lantaran dianggap terkena virus corona.

"Iya, saya lagi makan, terus batuk karena memang lagi batuk pilek saja. Saya batuknya juga sudah ditutup pakai siku dalam seperti yang dianjurkan. Orang yang tadinya ada di dekat saya, tiba-tiba tengok ke arah saya pas lagi batuk itu, terus menjauh bilangnya takut," ceritanya, Rabu (4/3/2020).

Menanggapi merebaknya ketakutan banyak orang akan masuknya virus corona di Indonesia, seorang psikolog sekaligus Kepala Biro Rumah Cinta Bogor, Retno Lelyani Dewi angkat bicara.

Menurutnya, takut merupakan salah satu bentuk mekanisme pertahanan diri dari bahaya atau hal-hal lain yang dianggap membuat diri tidak nyaman.

Rasa takut diiringi dengan reaksi jasmani, seperti keringat dingin, gemetar, lemas, pucat, tubuh kaku, dan masih banyak ciri lainnya.

"Ketakutan bisa muncul karena proses belajar, yang mulanya merasa biasa dengan virus, melihat, mendengar, dan menyaksikan yang lain heboh dengan virus corona akhirnya mempelajari kondisi itu dan ikutan mengalami ketakutan," jelas dia kepada TribunnewsBogor.com.

Halaman
12
Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved