Info Kesehatan

Benarkah Sinar UV Bisa Bunuh Virus Corona, dengan Rajin Berjemur?

Sayangnya, penelitian itu mengamati flu yang melayang di udara, bukannya mengering pada benda.

Tribun Jabar
Ilustrasi 

Selain itu, UVC juga digunakan untuk proses sanitasi air minum sebab beberapa parasit resisten terhadap desinfektan kimia seperti klorin.

Meskipun belum ada penelitian yang melihat bagaimana UVC mempengaruhi Covid-19 secara khusus, penelitian telah menunjukkan bahwa UVC dapat digunakan terhadap virus corona lain, seperti SARS.

Radiasi UVC mampu melengkungkan struktur materi genetik mereka dan mencegah partikel virus membuat lebih banyak salinan dari diri mereka sendiri.

Akibatnya, bentuk UVC sekarang di garis depan dalam pertarungan melawan Covid-19.

Di China, seluruh bus diterangi oleh cahaya biru suram setiap malam, sementara squat, robot pemancar UVC telah membersihkan lantai di rumah sakit.

Bank bahkan telah menggunakannya untuk mendisinfeksi uang mereka.

Pada saat yang sama, pemasok peralatan UV telah melaporkan rekor penjualan, dan banyak yang segera meningkatkan produksi untuk memenuhi pesanan mereka.

Ada Peringatan Utama

"UVC adalah sinar yang benar-benar jahat. Anda tidak boleh terkena itu," kata Arnold.

Dia mengatakan, diperlukan waktu berjam-jam untuk mendapatkan sengatan matahari dari UVB, tetapi dengan UVC dibutuhkan beberapa detik.

Halaman
1234
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved