Teror Virus Corona

Tunggakan BPJS ke Rumah Sakit Jadi Kendala Tangani Pasien Covid-19, Anies Baswedan Curhat ke Wapres

BPJS Kesehatan hingga saat ini masih belum juga melunasi tunggakannya ke sejumlah rumah sakit swasta

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rumas sakit swasta yang menangani pasien Covid-19 atau virus corona saat ini kebingungan.

Sebab, rumah sakit swasta ini tak punya dana talangan untuk menangani pasien Covid-19 yang saat ini jumlahnya terus bertambah.

Terlebih, BPJS Kesehatan hingga saat ini masih belum juga melunasi tunggakannya ke sejumlah rumah sakit swasta tersebut.

Kondisi ini pun dikeluhkan Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan.

Bahkan, Anies Baswedan curhat langsung kepada Wakil Presiden RI, Maruf Amin terkait tunggakan BPJS Kesehatan ini.

Menurut Anies Baswedan, saat ini ada 70 rumah sakit rujukan penanganan virus corona di ibu kota.

Kesaksian Tamu yang Hadiri Resepsi Pernikahan Kapolsek Saat Wabah Covid-19, Pejabat Polri Juga Hadir

Ilustrasi tenaga medis menangani Covid-19
Ilustrasi tenaga medis menangani Covid-19 (Gerd Altmann/Pixabay)

Delapan diantaranya milik Pemprov DKI, sedangkan sisanya dimiliki swasta.

Namun kendala tetap terjadi di lapangan, khususnya pada rumah sakit swasta.

Anies Baswedan mengatakan, pengelola rumah sakit swasta kini tidak bisa lagi menampung pasien kasus Covid-19.

Dikarenakan, kondisi keuangan rumah sakit swasta yang saat ini bermasalah karena tagihan klaim tunggakan BPJS Kesehatan belum kunjung dibayar pemerintah.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved