Kasus Covid-19 Bertambah, Arab Saudi Tutup Penuh Makkah dan Madinah
Arab Saudi sebelumnya telah memberlakukan jam malam di tiga kota pentingnya, yaitu Riyadh, Mekkah, dan Madinah
Al-Aly juga mengumumkan tambahan lima kasus kematian baru, sehingga jumlah total korban meninggal mencapai 21, sementara 328 pasien dinyatakan sembuh.
"Langkah-langkah pencegahan yang diambil oleh Kerajaan harus dipertahankan, karena mereka telah membantu kita semua menjaga jumlah kita rendah. Kita tidak ingin orang tua atau muda kita menderita," kata Al-Abd Al-Aly.
"Tak ada komunitas yang kebal. Virus itu bisa saja berada dalam tahap inkubasi dan gejalanya dapat mulai muncul nanti," tambahnya.
• Bikin Gerakan Bogor Berbagi ke Warga Terdampak Covid-19, Korem 061 Bagikan Ratusan Nasi Bungkus
• Bikin Gerakan Bogor Berbagi ke Warga Terdampak Covid-19, Korem 061 Bagikan Ratusan Nasi Bungkus
Minta tunda persiapan haji
Menteri Haji dan Umrah, Mohammed Saleh Benten pada Selasa (1/4/2020) meminta umat Islam menunda persiapan untuk ibadah haji tahunan yang dijadwalkan pada akhir Juli karena pandemi virus corona.
Arab Saudi sebelumnya telah memberlakukan jam malam di tiga kota pentingnya, yaitu Riyadh, Mekkah, dan Madinah selama 21 hari dimulai pada 23 Maret 2020.
Akses keluar masuk di ketiga kota itu juga telah ditutup sepenuhnya, disusul dengan pembatasan perjalanan di 13 provinsi lainnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Corona Bertambah, Arab Saudi Menutup Penuh Mekkah dan Madinah", .
Penulis : Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor : Rizal Setyo Nugroho
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/masjidil-haram-sepi.jpg)