Usaha Barbershop Merana Dihantam Pandemi Covid-19, Tukang Cukur Ini Keluarkan Jurus 'Pangling'

Ditengah pandemi Covid-19, Raihan Barbershop mengeluarkan program pangling atau panggilan keliling.

Istimewa
Raihan Barbershop melakukan inovasi saat kondisi pandemi Covid-19 dengan mengeluarkan jurus pangling, yaitu panggilan keliling. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DEPOK - Disaat kebanyakan pemilik tempat potong rambut atau Barbershop memilih untuk menutup tempat usahanya lantaran pandemi Covid-19, rupanya ada satu pemilik jasa tempat potong rambut ini tidak mau menyerah dengan keadaan.

Dengan strategi marketing yang jitu, Raihan Barbershop yang berlokasi di Jalan RTM Kampung Kelapa Dua, Depok memilih untuk membuka jasa potong rambut keliling guna memanjakan customernya.

Pemilik jasa potong rambut Raihan Barbershop, Asep Irawan Hidayat mengatakan bahwa program potong rambut pangling (Panggilan Keliling) dilakukan lantaran mengikuti anjuran pemerintah bahwa warga harus tetap berada di rumah.

"Alasannya karena kami tetap patuh terhadap aturan Pemerintah. Agar masyarakat tetap stay at home atau dirumah aja. Alasan lainnya ini bagian dari marketing kami untuk tetap memberikan layanan terbaik kepada customer," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (22/4/2020).

Captain Barbershop Tutup Sementara Imbas Corona, Sempat Alami Penurunan Jumlah Tamu

Dalam melakukan tugasnya, tenaga cukur Raihan Barbershop dibekali alat pelindung diri (APD) yang lengkap.

"Kami lengkap APD dan alat pengukur suhu tubuh. Jadi yang bertugas selalu menggunakannya," tegasnya.

Adapun syarat dan ketentuan yang dijalankan tenaga potong rambut Raihan Barbershop harus melewati beberapa tahap yang cukup ketat.

"Tukang cukur kita harus dalam keadaan sehat, tenaga cukur memastikan steril area lokasi cukur panggilan dengan semprot cairan desinfektan, tenaga cukur menggunakan masker, kacamata dan penutup kepala. untuk penggunaan APD/penutup badan disesuaikan dengan kondisi," jelasnya.

Mengintip Suasana Barberos, Barbershop Dalam Bus Mercy di Kota Bogor

"Tim Tenaga cukur memeriksa suhu tubuh pelanggan dan melakukan pendataan (registrasi lengkap dengan nomor hp). Setiap pelanggan wajib menggunakan masker dan tenaga cukur sterilkan perlengkapan setiap berganti pelanggan. Disarankan kepada seluruh pelanggan setelah bercukur untuk mengganti pakaian dan mandi. Hal yang belum diatur di dalam SOP bisa disampaikan pelanggan kepada kami," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved