Teror Virus Corona

PSBB di Jakarta Tak Akan Dilonggarkan, Anies Minta Warga Jangan Mudik : Virusnya Gak Kenal Lebaran

Gubernur DKI, Anies Baswedan tidak akan melonggarkan penerapan PSBB untuk menyelamarkan warga ibu kota.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Meski terjadi penurunan kasus Covid-19 di DKI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan menegaskan tidak akan melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk menyelamatkan semua warga ibu kota dari virus corona atau Covid-19.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam program KABAR PETANG yang dikutip dari YouTube tvOneNews, Sabtu (16/5/2020).

 Sebelumnya, Gubernur DKI ini mengimbau warganya untuk tidak melakukan mudik dan tetap berada di rumah.

"Saya menganjurkan jangan dikerjakan (mudik), tetaplah berada di rumah."

"Bahkan Majelis Ulama pun sudah memberikan tausiyahnya, ini ada tausiyah dari Majelis Ulama DKI Jakarta yang menganjurkan untuk tetap berada di dalam rumah," ujar Anies.

Lebih lanjut, Anies mengingatkan kembali musuh yang dihadapi saat ini tidak mengenal waktu, aturan, maupun korban.

Anies Terbitkan Pergub, Larang Warga di Jakarta Keluar Jabodetabek

Covid-19 ini tidak memilih kapan dan siapa yang akan terpapar, semua orang memiliki risiko sama besar.

"Karena yang kenal lebaran itu manusia, virusnya enggak kenal lebaran."

"Dan penyesalannya akan panjang bila sampai terjadi sesuatu," tegas Anies.

Halaman
1234
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved