Pangandaran Sudah Dibuka untuk Umum, Ridwan Kamil: Khusus Warga Jabar yang Sudah Rapid Test

Dia mengatakan, Pangandaran masuk kategori biru, sehingga dipersilakan melaksanakan kegiatan sampai 90 persen.

Tayang:
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ciri khas masker yang digunakan Emil saat meninjau PSBB di Kota Bogor dan distribusi paket bantuan sembako dan uang tunai. 

Tapi tentunya dengan prosedur Covid-19.

"Hotel juga sudah melaksanakan protokol covid termasuk adanya manager covid yang bertugas khusus.

Dan makan tidak boleh ngambil sendiri, dibantu khusus oleh staf saji.

Kurang nyaman tapi demi keselamatan," tandasnya.

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, Ridwan Kamil mengecek kesiapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal di Kabupaten Pangandaran, Kamis (11/6/2020).

Sering Ditanya Kapan Nikahi Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan Ngaku Kesal Lakukan Ini, ATT: Protes Aja Lu!

Cerita Lengkap Pria di Bogor Aniaya Istri Karena Alat Kelaminnya Loyo saat di Ranjang, Ini Faktanya

Sejumlah tempat didatangi Ridwan Kamil, mulai rumah sakit, tempat rapid test massal di Tourism Information Center (TIC) Pangandaran, hotel, hingga ke bibir pantai.

"Kedatangan saya di luar Bandung selama pandemi untuk mengecek kesiapan daerah-daerah yang masuk zona biru yang akan menyiapkan AKB," kata Ridwan Kamil di Pantai Barat Pangandaran, Kamis.

Dia mengatakan, Pangandaran masuk kategori biru, sehingga dipersilakan melaksanakan kegiatan sampai 90 persen.

Sisanya yang 10 persen adalah bidang pendidikan yang masih ditunda kegiatan Hasil pengecekannya, menurut Ridwan, Pangandaran memiliki sejumlah kelebihan dibanding daerah lain.

Kelebihan ini adalah kedisiplinan dan ketegasan bupati serta forum koordinasi pimpinan daerah.

"Orang luar Jabar sementara enggak boleh masuk dulu ke Pangandaran. Wisatawan yang datang ke Pantai Timur dan Barat harus menunjukkan rapid test," kata pria yang disapa Emil tersebut.

Wisatawan yang tidak membawa hasil rapid test dan tetap ingin masuk ke pantai, maka mereka harus menjalani rapid test di TIC Pangandaran.

Setiap orang yang dikenakan biaya Rp 200.000.

"Jika tidak ada (rapid test) mohon maaf, balik kanan," kata Emil.

Ditegur Ridwan Kamil Gara-gara Buka Panti Pijat, Wali Kota Bekasi : Ya Tetap Berjalan

Ridwan Kamil Sebut Wisata Outdoor di Jabar Kemungkinan Mulai Bisa Dibuka

Ini Wisata yang ada di Pangandaran

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved