HUT Bhayangkara 2020
Kisah Nani, Penjaga Makam Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Imam Santoso : Beliau Orangnya Baik
Nani Nisum penjaga makam Jenderal Hoegeng Imam Santoso mengaku sudah 30 tahun bertugas menjaga makam
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - Nani Nisun penjaga makam di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama, Kemang, Kabupaten Bogor, berbagi cerita merawat makam mantan Kapolri Jenderal (Purn) Drs Hoegeng Imam Santoso.
Nani Nisum menjelaskan bahwa dirinya telah dipercaya Yayasan Wredatama dan bekerja di TPBU Giri Tama sejak puluhan tahun yang lalu.
Dalam menjalankan tugas, Nani dituntut untuk selalu menjaga kebersihan tempat tersebut.
"Kalau saya bekerja sebagai penjaga makam itu dari tahun 1978. Dari tanah ini masih kosong. Saya bekerja di sini sudah lebih dari 30 tahun," ujarnya saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com, Selasa (30/6/2020).
• Dikenal Sederhana, Seperti Ini Makam Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso, Bintang 4 Jadi Perhatian
Lebih lanjut, Nani Nisum menceritakan pengalamannya menjaga kebersihan makam Jenderal Hoegeng yang setiap harinya ramai didatangi para peziarah.
"Saya sangat senang dipercaya untuk menjaga kebersihan makam pak Hoegeng. Beliau orang baik, keluarganya juga sangat baik kepada semua orang. Termasuk kepada saya yang bertugas menjaga makam ini," jelasnya.
Tak hanya itu, ia pun mengaku beruntung lantaran sempat bertemu langsung dengan Jenderal Hoegeng ketika masih hidup dan datang ke TPBU Giri Tama.
"Yang saya kenal, ketika beliau datang ke sini, beliau itu orangnya sangat sederhana, merakyat. Ketika itu datang kesini berdua sama istrinya," paparnya.
• Sebelum Wafat, Jenderal Hoegeng Datang Bersama Istri, Pesan Lima Makam untuk Keluarga di Giri Tama
"Baik sekali keluarganya. Bahkan saya pernah diajak ke rumahnya di Depok, Jawa Barat," tambahnya.
Nani mengatakan bahwa keluarga Hoegeng masih rutin untuk melakukan ziarah ke mantan Kapolri tersebut.
"Kalau untuk keluarga sih masih sering berziarah. Keluarga beliau sangat ramah dan baik sekali terhadap semua orang, mungkin karena kebaikan itu orang-orang banyak yang datang untuk mendoakannya," paparnya.
"Kalau keluarganya datang untuk berziarah setiap satu bulan sekali dan setiap tanggal 14," tambahnya.
• Makam Hoegeng Imam Santoso Selalu Dipadati Peziarah, Mulai dari Polisi, Artis hingga Orang Jepang
Terkait kebersihan makam, Nani mengaku rutin membersihkan makam lantaran makam Hoegeng tidak pernah sepi dari peziarah.
"Saya setiap hari rutin untuk membersihkan makam ini. Soalnya setiap hari makam almarhum pak Hoegeng selalu ada yang beriziarah jadi kebersihannya harus terjaga," tandasnya.