Breaking News:

Teror Virus Corona

Kenapa Covid-19 Bisa Hilangkan Indera Penciuman dan Rasa? Ini Kata Ilmuwan

Seperempat hingga setengah dari pasien melaporkan gangguan indera pengecap (ageusia) dan gangguan penciuman (anosmia).

Doc. Facebook/NGS Batteries
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Salah satu gejala aneh infeksi virus corona atau Covid-19 adalah pasien merasa kehilangan indera penciuman dan rasa.

Penelitian baru telah mengungkapkan mengapa hal ini terjadi pada mereka yang terinfeksi Covid-19.

Melansir South China Morning Post (SCMP), Kamis (30/7/2020), hilangnya rasa dan bau telah terbukti menjadi gejala paling khas dari penyakit yang menginfeksi lebih dari 17 juta orang di seluruh dunia.

Sedikitnya, seperempat hingga setengah dari pasien melaporkan gangguan indera pengecap (ageusia) dan gangguan penciuman (anosmia).

Setidaknya, gejala ini 20 kali lebih mungkin untuk memprediksi tes positif daripada tanda-tanda seperti demam dan batuk.

Gejala-gejala ini tercatat sejak awal pandemi, hingga akhir Maret.

Bahkan, gejala ini telah ditambahkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada April lalu, sebagai gejala Covid-19.

Tidak Percaya Virus Corona, 14 Anggota Keluarga di Texas Positif Covid-19

Data Covid-19 Selasa 28 Juli 2020 - Tambah 1.748, Kini Ada 102.051 Kasus Corona di Indonesia

Lantas, bagaimana virus ini membuat indera penciuman dan pengecap terganggu?

Ilmuwan menjelaskan virus corona diketahui menempel pada sel melalui enzim ACE2, yang dikenal sebagai titik masuk ke tubuh manusia.

Selanjutnya membuat sel yang mengandung enzim ini menjadi sangat rentan terinfeksi.

ilustrasi pencegahan virus corona atau Covid-19
ilustrasi pencegahan virus corona atau Covid-19 (Tumisu/Pixabay)
Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved