Wakil Anies Bantah PSBB DKI Hasil Kompromi Pusat, Ekonom Minta Menkes Tak Ikut Bicara : Lebih Parah
Ekonom Faisal Basri menyebut aturan PSBB Jakarta jelas merupakan hasil campur tangan sebuah kekuatan tertentu.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
"ini satu kesatuan daerah pentingnya pusat, untuk menghamrmosikan daerah supaya seiya sekata,
gak bisa begini terus kita,
satu kesatuan utuh ini, cuma ada batas admisnistrasi kok, ayo bimbing daerah untuk sepemahaman untuk menyamakan indikator yang sama," kata Faisal Basri.
Faisal Basri juga menyarankan agar Presiden Jokowi tak menggunakan istilah gas rem.
Faisal Basri menyarankan Jokowi menggunakan istilah yang dipakai dalam bidang kesehatan.
"yang nyuruh gas rem gas rem kan presiden, jadi saya terus terang tidak setuju dengan gas rem ini soal manusia,
kalau digas mati dia gak bisa direm lagi,
pakai lah istilah memang dipakai dalam ilmu kedokteran itu,
dan oleh karena itu lebih banyak bicara jangan Luhut, Airlangga tapi yang bicara Antoni Fauzinya yang dipercaya rakyat, mungkin dokter pandu,
asal jangan Menteri Kesehatan ya, lebih parah lagi itu," kata Faisal Basri di Mata Najwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/faisal-basri-dan-riza-patria.jpg)