Breaking News:

Naik Perahu Karet, Ganjar Pranowo Temui Warga Terisolir Akibat Banjir di Banyumas, Begini Kondisinya

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau lokasi banjir di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

istimewa
Gubernur Ganjar Pranowo melihat banjir yang menggenangi pemukiman warga di Desa Plangkapan, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Selasa (3/11/2002). 

"Setiap hujan pasti banjir, kalau banjir ya aktivitas warga pakai perahu. Soalnya kalau jalan nggak bisa, jalannya tergenang," katanya.

Meski begitu, warga masih memilih bertahan di tempat itu. Alasannya, rumah mereka belum tergenang.

"Nggak ngungsi, karena rumahnya belum kebanjiran. Semua warga disini bertahan, kebutuhan makan ya seadanya," imbuhnya.

Namun setiap musim kemarau, Muhroni menerangkan warga desa kesulitan mendapatkan air bersih.

Sehingga, untuk pemenuhan sehari-hari, warga harus membeli air bersih itu.

Mendengar itu, Ganjar kemudian mengusulkan agar area persawahan yang membentang luas di sekeliling desa, yang setiap hujan selalu banjir untuk dibuat embung.

Sebab, kontur area di sana berupa cekungan dan selalu banjir saat musim penghujan.

"Karena ini daerah cekungan, tadi saya usulkan pada Kades dan warga, kenapa tidak dibuat embung sekalian. Apalagi kalau kemarau katanya airnya beli, dan saat hujan selalu kebanjiran. Tadi katanya, setahun bisa banjir dua kali," katanya.

Menurut Ganjar, dengan pembuatan embung maka bencana banjir akan tertangani.

Hujan akan ditampung dan dapat diolah sebagai sumber air bersih saat musim kemarau tiba.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved