Kronologi ABG Bunuh Sahabatnya di Depan Ibu yang Lumpuh, Kesal Gara-gara Dibilang Jelek dan Miskin
Pasalnya sejumlah barang hilang, seperti tas korban berisi uang belanja harian RM 400 (Rp 1.3 juta) uang simpanan korban RM 2000 (Rp 6.9 juta) serta d
Penulis: Uyun | Editor: khairunnisa
"Tersangka kemudian mengambil pisau dapur yang ada di ruang tamu lalu menikam pergelangan tangan kiri korban (sampai putus)," terang Adli.
Baca juga: Istri Dihubungi Konsumen, Suami Cemburu Lalu Siram dengan Minyak Panas Saat Tidur
Adik korban syok, sempat dikira kakaknya tewas karena perampokan
Jenazah Siti Nur Surya Ismail pertama kali ditemukan oleh adiknya sendiri Siti Nurliyana Syuhada (15), saat baru pulang sekolah pukul 14.30 waktu setempat.
Ketika pulang ke rumah, sang adik syok melihat kakaknya tertelungkup depan televisi di ruang tamu.
Namun ketika menghampiri sang kakak dan membalikkan tubuhnya, sang adik terkejut bukan main.
Kakaknya, Siti Nur Surya Ismail bersimbah darah penuh luka tusukan. Bahkan pergelangan tangannya juga terputus.
"Saya tidak menyangka tragedi berdarah ini terjadi pada kakak.
Ketika melihat mayatnya dengan pergelangan tangan kiri putus, saya takut dan terus keluar rumah untuk menelefon bapa," ucap sang adik, dikutip TribunnewsBogor.com dari BH Online Malaysia.

Siti Nurliyana Syuhada mengira kakaknya menjadi korban perampokan.
Pasalnya sejumlah barang hilang, seperti tas korban berisi uang belanja harian RM 400 (Rp 1.3 juta) uang simpanan korban RM 2000 (Rp 6.9 juta) serta dua unit ponsel.
Ternyata, saat menginterogasi Siti Nur Athirah, polisi menemukan bukti barang yang hilang milik korban ada di rumah pelaku.
Kanit Reskrim Hulu Terengganu, Asisten Komisioner Mohd Marzukhi Mohd Mokhtar, memastikan Nur Surya menjadi korban pembunuhan.
"Barang yang hilang termasuk uang tunai. Penyelidikan awal mendapati kejadian terjadi pukul sembilan pagi," ucap Marzukhi. (*)