Breaking News

Cabuli Bocah, Pedagang di Warungdoyong Ngaku Kerasukan Setan, Iming-imingi Korban Uang Rp 2000

Saat ditangkap warga, pelaku pelecehan seksual pada anak ini mengaku kerasukkan setan.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - pencabulan 

Sebelumnya diberitakan, peristiwa viral terjadi di Kota Sukabumi.

Sejumlah warga di Kampung Dayeuh Luruh, RT 01/09 Kelurahan Dayeuh Luhur, Kota Sukabumi, menangkap seorang terduGa pelecehan terhadap anak di bawah umur.

Berdasarkan video berdurasi sekitar 25 detik yang beredar, menunjukkan seorang terduga pelaku pelecehan terhadap anak di bawah umur itu tengah diamankan sejumlah warga, Rabu (27/1/2021).

"Sebenarnya pikiran saya bingung, saya juga enggak sadar, seperti kemasukan setan," ujar seorang terduga pelaku pencabulan saat ditanyai sejumlah warga.

Dalam video yang sudah beredar di sejumlah platfrom media sosial dan menjadi perhatian warga Kota Sukabumi, terduka pelaku pelecehan itu mengakui perbuatannya.

"Pelaku sudah dibawa langsung ke Polres oleh sejumlah warga dan beberapa warga lainnya," kata Enoh (45) warga Kampung Dayeuh Luruh, RT 01/09 Kelurahan Dayeuh Luhur saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Dia mengatakatan, seorang terduga pelaku pelecehan tersebut seorang penjual susu murni keliling, dan warga asal kampung setempat.

Namun dia tidak mengetahui persis kejadian awalnya.

"Tetapi saat ini ketua RW dan beberapa saksi tengah dimintai keterangan di Polres Sukabumi Kota," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kasus Dugaan Pencabulan pada Anak di Kota Sukabumi, Pelaku Iming-imingi Korban dengan Uang Rp 2.000

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved